Sebanyak 76 Siswa Diktukba Bakal Belajar Fungsi Kepolisian di Polresta Mamuju

GlobalSulbar.com, Mamuju – Polresta Mamuju menerima 76 Siswa pendidikan dan pembentukan bintara (Diktukba) Polri Tahun 2023 SPN Polda Sulbar untuk mengikuti latihan kerja (Latja), di Lapangan Mapolresta Mamuju, Senin (13/11).

Kegiatan itu digelar melalui upacara yang dipimpin oleh Kapolresta Mamuju, Kombes pol Iskandar, dan didampingi oleh Wakapolresta Mamuju, AKBP Arianto, beserta Pejabat utama serta para perwira dan persenil Polresta Mamuju

Kapolresta Mamuju, Kombes pol Iskandar mengatakan, siswa Diktukba Polri akan belajar mekanisme fungsi kepolisian yang ada di kewilayahan sehingga dapat menjadikan bekal saat bertugas sebagai anggota kepolisian negara RI.

“Kepada para siswa Latja agar memahami bahwa kegiatan ini adalah terapan ilmu kepolisian yang diperoleh selama pendidikan di Polresta Mamuju guna kesiapan operasional setelah siswa Diktuk dilantik dari pendidikan, maka dari itu agar diikuti segala sesuatunya, dengan baik dan benar” kata Iskandar

Ia berharap, kepada siswa Diktuk Bintara Polri dapat mengaplikasikan teori dan ilmu yang diterima selama pendidikan, sehingga nantinya dapat diterapkan dalam tugas keseharian di masyarakat setelah dilantik menjadi anggota Polri.

Dirinya juga mengimbau kepada siswa Latja, agar tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran yang dapat berakibat fatal, dan bisa mengikuti pelatihan-pelatihan dan pelajaran serta praktek lapangan yang baik sehingga menjadi Polri yang Presisi.

Sementara itu, Kabag SDM Polresta Mamuju, mengungkapkan, siswa Diktukba SPN Polda sulbar yang mengikuti Latja sebanyak 76 orang, dengan waktu pelatihan selama 21 hari.

Ia menjelaskan, kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan siswa Latja adalah teknis kepolisian yang selama ini didapatkan dari SPN Polda Sulbar. Teknis yang diterima di SPN, saat latihan ini diterapkan di Polresta Mamuju.

Menurutnya, untuk mendukung latihan tersebut, Polresta Mamuju juga menyiapkan mentor-mentor yang akan membimbing siswa latja.

“Untuk mentor disprinkan sebanyak 40 orang, laksanakan kegiatan secara bergantian,” tutupnya (HPM)

(Kalam)

Pos terkait