GlobalSulbar.com, Pangkep – Salah seorang pemuda asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) bernama Arsadi Narang (24) mengaku dikeroyok di depan petugas kepolisian, pada Kamis 21 Maret 2024 lalu.
Arsadi Narang merasa kecewa, lantaran pihak kepolisian hingga saat ini belum menangkap pelaku pengeroyokan dirinya.
“Saya dikeroyok depan polisi, dan saya sama sekali tidak dilindungi, tapi saya sudah damai dengan pihak kepolisian, namun yang membuat saya kecewa dengan pihak kepolisian karena tidak menangkap ke dua pria pelaku pengeroyokan yang sampai saat ini belum saya tau identitasnya,” aku Arsadi via WahatsAap, Minggu 31 Maret 2024.
Ia menjelaskan, kronologi kejadian, pada mulanya dirinya bersama dua orang rekannya yang merupakan mahasiswa keluar mencari makanan untuk sahur, namun ditengah jalan tiba – tiba dua orang petugas kepolisian menahan mereka, lantaran motor yang dikendarai Arsadi knalpotnya terpotong, sehingga suaranya bising.
Setelah menahan Arsadi bersama rekannya, pihak kepolisian ingin mengambil kunci motor Arsadi, namun Arsadi menolak, sehingga terjadi diskusi diantara kedua belah pihak.
Disela – sela diskusi itu, tiba – tiba muncul dua orang pria dan langsung mengeroyok Arsadi di depan petugas kepolisian itu.
Ironisnya, saat dikeroyok Arsadi sama sekali tidak mendapatkan perlindungan dari petugas kepolisian tersebut.
“Saya mau pergi Makan Sahur sama teman Saya dua orang Semuanya Mahasiswa, saya Berboncengan sama Safa dan teman saya yang satunya lagi bernama Lukman naik motor sendiri”,
“Tiba – tiba di jalan kami di tahan oleh petugas kepolisian Pangkep, Anak Muda berjumlah dua orang, karena Memang Motor yang saya Pake ini Sama Teman Saya Kenalpotnya terpotong, jadi suaranya berisik”,
“kunci motor saya mau di ambil tapi saya menolak, sehingga saya dan teman saya sempat diskusi baik – baik, saat kami sedang berdiskusi, tiba – tiba datang dua orang pria langsung marah – marah dan mengeroyok saya di depan polisi itu, dan banyak saksi mata” jelas Arsadi
Arsadi Narang yang juga merupakan Ketua GEMA GARDA NUSANTARA DPC PANGKEP ini mendesak pihak kepolisian untuk menangkap pelaku pengeroyokan dirinya.
“Hasil visum sudah ada dan saya mendesak kepolisian tangkap pelakunya,” tutupnya
Sementara itu, hingga berita ini dirilis, pihak Polres Pangkep saat hendak dikonfirmasi via WhatsAap belum menjawab.
(Kalam)
***






