Kapolresta Mamuju Sebut Operasi MBM Kedepankan Tindakan Preemtif dan Preventif

GlobalSulbar.com, Mamuju – Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Iskandar menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Marano (OMBM) 2023 / 2024, di depan Grand D’Maleo Hotel, Jalan Yos Sudarso Mamuju, Selasa, (17/10).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Sulbar dan Forkopimda Kabupaten Mamuju atau yang mewakili, pejabat utama Polda Sulbar, Kapolresta Mamuju Kombes pol Iskandar beserta personil Polresta Mamuju yang tersprin operasi dan tamu undangan lainnya.

Kapolresta Mamuju, Kombes pol Iskandar, mengatakan, bahwa yang bertindak selaku pimpinan apel gelar pasukan operasi Mantap Brata Marano adalah Kapolda Sulbar yang ditandai dengan penyematan pita sebagai tanda bahwa Operasi Mantap Brata dimulai.

Menurutnya, apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan pengamanan setiap rangkaian tahapan pemilu baik tahapan pendaftaran, kampanye maupun pencoblosan serta penetapan para pemenang pemilu” kata Iskandar

Ia menjelaskan, Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kapolda Sulbar, Irjen Pol Drs Adang Ginanjar, bahwa terdapat penekanan untuk dipedomani serta dilaksanakan sebagai berikut:

1. Tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME dan semoga tugas pengamanan ini menjadi ladang amal ibadah bagi kita semua;
2. Pastikan kesiapan perlengkapan pribadi, sarpras dan fasilitas penunjang lainnya, sehingga dapat mendukung pelaksanaan operasi;
3. Laksanakan pengamanan dengan penuh rasa tanggung jawab, humanis dan profesional sesuai SOP dengan menerapkan buddy system guna menjamin keselamatan personel;
4. Pimpinan di setiap tingkatan harus terjun langsung ke lapangan untuk melakukan pengawasan melekat kepada anggotanya masing-masing;
5. Lakukan pengaturan jadwal pengamanan, sehingga kesehatan personel selalu dalam kondisi yang prima. Hal ini penting, mengingat operasi yang kita laksanakan cukup panjang dan Pemilu 2024 dilakukan secara serentak;
6. Kedepankan komunikasi publik dan upaya cooling system, agar masyarakat berpartisipasi penuh dalam mendukung penyelenggaraan Pemilu 2024 dan terhindar dari polarisasi;
7. Tingkatkan sinergisitas dan soliditas antar seluruh personel pengamanan maupun stakeholder terkait, karena hal tersebut adalah kunci utama keberhasilan operasi.

Dirinya juga menambahkan, operasi ini mengedepankan tindakan preemtif dan preventif secara humanis, serta penegakan hukum secara tegas dan profesional sehingga seluruh rangkaian tahapan pemilu dapat terselenggara dengan lancar, aman dan kondusif. (HPM)

(Kalam)

Pos terkait