GlobalSulbar.com, Mamuju – Kalaksa BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah menggelar pertemuan dengan Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Korem 142/Tatag, Kolonel Inf. Wiji Untoro, di ruang kerja Kalaksa BPBD Sulbar, Jumat 28 Agustus 2026.
Pertemuan tersebut membahas penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta dampak kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Barat.
Pada pertemuan itu, Kalaksa BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah mengatakan, penanganan Karhutla dan kekeringan membutuhkan kerja bersama seluruh unsur, baik pemerintah daerah, TNI, Polri, masyarakat, dunia usaha maupun unsur terkait lainnya.
Menurutnya, sesuai arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, kesiapsiagaan dan koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat agar setiap potensi bencana dapat diantisipasi dan ditangani secara cepat serta terkoordinasi.
“Penanganan Karhutla dan kekeringan tidak bisa dilakukan sendiri. Kita membutuhkan sinergi seluruh stakeholder, termasuk TNI, untuk memperkuat upaya pencegahan, kesiapsiagaan dan respons di lapangan,” pungkas Yasir Fattah.






