Ratusan Insiden Kebakaran Melanda Sulbar, SDK : Jangan Melakukan Pembakaran Dengan Alasan Apapun

GlobalSulbar.com, Mamuju – Kemarau panjang yang melanda Indonesia kini berdampak serius di beberapa wilayah, termasuk di Provinsi Sulawesi Barat.

Tercatat ada sekitar 3.000 titik panas (hotspot) yang tersebar di wilayah Sulawesi Barat.

Selain itu, sebanyak 155 insiden kebakaran melanda Sulbar, baik yang melalap kawasan hutan maupun pemukiman masyarakat selama musim kemarau ini.

Menyikapi kondisi tersebut, Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) bersama pemerintah di enam kabupaten bergerak cepat dengan membangun posko-posko penanganan di daerah kebakaran untuk mempercepat pemadaman api.

Namun, bagi mantan bupati mamuju dua periode ini langkah tersebut tidak akan maksimal tanpa kerja sama penuh dari masyarakat setempat dalam menjaga lingkungan sekitar.

Olehnya, ia mengimbau secara tegas kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya para petani dan pekebun, agar tidak mempraktikkan metode pembakaran saat membersihkan atau membuka lahan baru.

Tindakan tersebut melanggar hukum dan pelaku pembakaran dapat diproses secara pidana sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku.

“Sehingga, saya berharap supaya kita mencegah, jangan melakukan pembakaran dengan alasan apapun. Itu tentunya kita berharap bahwa Sulawesi Barat ini bisa terhindar dari kebakaran yang semakin meluas,” tegas SDK, Kamis 27 Agustus 2026.

“Saya kira itu imbauan saya. Semoga ini menjadi perhatian kita dan kita doakan semoga hujan segera turun, kemarau berkepanjangan ini bisa berhenti, dan kita Sulawesi Barat selamat dari karhutla dan kebakaran pemukiman,” tambahnya

 

(Kalam)

***

Pos terkait