GlobalSulbar.com, Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK) menutup pelatihan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) literasi keuangan dan marketing berbasis Artificial Intelligence (AI), di Ballroom Andi Depu Lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Rabu 22 April 2026.
Pelatihan tersebut diikuti sebanyak 300 pelaku UMKM se-Sulawesi Barat.
Dalam sambutannya, Suhardi Duka (SDK) mengatakan, semua orang lahir tidak langsung kaya, harus melalui suatu proses yang panjang.
Ia menyebut, membangun suatu usaha tidak selalu untung. Namun, kadangkala kita mengalami kerugian.
“Kalau hari ini kamu rugi, besok pasti kamu untung”,
“Tidak ada orang rugi terus. Tetapi kalau ada orang untung terus berarti itu orang yang “Madelle” (Mujur). Itulah hebatnya,” ujarnya
“Integrity dulu. Jadi kita buat integrity, kita fokus pada apa yang menjadi titik tumpuh dan apa yang menjadi tujuan kita sebagai seorang pengusaha,” tambahnya
SDK menginginkan, para pelaku UMKM di Sulawesi Barat menjadi pahlawan, menjadi penopang ekonomi daerah danĀ Indonesia di masa yang akan datang.
“UMKM ini membuka lapangan kerja. Jadi jangan katakan UMKM itu pengusaha kecil, karena UMKM lah yang membangun bangsa ini. Tidak ada UMKM tidak ramai, selalu ada transaksi,” ungkap Suhardi Duka.
Pelatihan ini fokus pada Literasi keuangan dan digital marketing berbasis AI agar UMKM Sulawesi Barat lebih kompetitif di era digital. Pelatihan ini juga sejalan dengan langkah peningkatan kapabilitas digital UMKM untuk pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
Kolaborasi Bank BTN hadir sebagai mitra perbankan dalam mempermudah akses permodalan bagi UMKM, mendukung program penguatan ekonomi daerah. Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Sulawesi Barat.






