Gubernur Sulbar Berharap Sektor UMKM Mampu Menjadi Penopang Perekonomian Daerah

GlobalSulbar.com, Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK) menutup kegiatan Pelatihan UMKM, di Ballroom Andi Depu, Lantai 3 Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Rabu 22 April 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri sebanyak 300 peserta yang merupakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari enam kabupaten di Sulawesi Barat.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar lebih kompetitif dan mampu berkembang di tengah tantangan ekonomi.

Dalam sambutannya, Gubernur Suhardi Duka memberikan motivasi kepada para peserta agar terus bersemangat dalam menjalankan usaha.

Ia menyebut pelaku usaha harus memiliki integritas, menjaga kepercayaan, serta memiliki daya juang tinggi dan tidak mudah menyerah.

“Seorang pengusaha harus berintegritas, dan mampu menjaga kepercayaan. Selain itu, semangat juang menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan usaha,” katanya

Ia berharap, sektor UMKM ke depan mampu menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah.

Mantan Bupati Mamuju dua periode ini menargetkan kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulawesi Barat dapat mencapai minimal 25 persen.

Lebih lanjut, ia meminta para pelaku UMKM untuk lebih jeli dalam menangkap peluang usaha, khususnya dengan memanfaatkan potensi lokal yang melimpah di Sulawesi Barat. Komoditas seperti pisang dan kakao disebut memiliki nilai ekonomi tinggi jika diolah dengan baik.

“Sulawesi Barat memiliki sumber daya yang luar biasa. Tinggal bagaimana kita mengolahnya agar memiliki nilai tambah dan daya saing di pasar,” Ujarnya.

Selain itu, ia juga menyinggung dukungan pemerintah pusat terhadap dunia usaha, termasuk kemudahan akses pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dapat dimanfaatkan hingga Rp500 juta.

Dirinya pun mengimbau pemerintah kabupaten untuk mempermudah proses perizinan usaha bagi masyarakat, serta tidak membebani pelaku UMKM kecil dengan pungutan pajak.

Di sisi lain, SDK mengingatkan para pelaku UMKM agar tetap memperhatikan ketertiban umum dalam menjalankan usaha, termasuk tidak membuka lapak di bahu jalan yang dapat mengganggu pengguna jalan.

Pos terkait