Wagub Sulbar : Fokus Kita Tahun 2026 Melakukan Peningkatan PAD

GlobalSulbar.com, Mamuju – Ranperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 resmi disahkan melalui rapat paripurna yang digelar di Kantor DPRD Sulbar, pada Rabu 31 Desember 2025.

Rapat paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Sulbar, St. Suraidah Suhardi, dan turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulbar, Salim S Mengga bersama Sekda Sulbar, Junda Maula.

Dalam sambutannya, Salim S Mengga mengatakan, Ranperda APBD 2026 yang disusun Pemprov bersama DPRD Sulbar sudah masuk tahap penyempurnaan dan ditetapkan.

“Saya mewakili Pemprov Sulbar mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota DPRD Sulbar yang luar biasa, komitmen dalam mendukung kelancaran pembangunan daerah,” katanya

Ia berharap, dengan kemampuan fiskal yang dimiliki Pemprov Sulbar kinerja seluruh jajaran ASN jauh lebih baik lagi di tahun 2026 mendatang.

“Kita berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kita dalam kondisi keterbatasan fiskal,” ungkapnya.

Sementara itu, efisiensi dari Pemerintah pusat sebenarnya memacu daerah untuk mencari sumber-sumber pendapatan yang ada di Sulbar.

“Makanya kewajiban kita mencari sumber-sumber pendapatan daerah yang kita perbaiki. Jadi bagaimana meningkatkan PAD kita dalam kondisi efisiensi,” tambahnya.

Selain itu, lanjut Salim, program Pancadaya tetap akan berjalan dengan keterbatasan anggaran yang ada, seperti program beasiswa tetap lanjut pada tahun 2026.

“Fokus kita tahun 2026 melakukan peningkatan PAD yang tidak bisa jangkau seperti pemasukan perkebunan, pajak kendaraan dan yang lainnya. Kita berupaya agar investor bisa masuk ke daerah,” ujarnya.

Namun investor yang masuk, kata Salim, akan selektif dengan baik agar tidak merugikan masyarakat.

“Program beasiswa juga masih ada, apa yang kita laksanakan di tahun 2025 akan kita lanjutkan di tahun 2026, begitupun program yang masuk janji kampanye kita kemarin bersama Pak Gubernur,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sulbar, Suraidah Suhardi menuturkan, dengan segala keterbatasan anggaran dan permasalahan yang terjadi di Sulbar tetap optimis memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kita selalu optimis membangun daerah, meski dalam fiskal yang terbatas. Penguatan PAD daerah menjadi titik fokus agar bisa meningkat,” tutupnya

 

(Kalam)

***

Pos terkait