Gubernur Sulbar Sebut Pembangunan Daerah Butuh Energi dan Gagasan Generasi Muda

GlobalSulbar.com, Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka meminta generasi muda tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, anak muda harus mengambil peran dengan membawa pengetahuan, kreativitas, keberanian, integritas dan gagasan untuk kemajuan Sulawesi Barat.

Hal itu disampaikan Suhardi Duka saat memipin upacara peringatan Hari Jadi ke-22 Sulawesi Barat di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulbar, Selasa 22 September 2026.

“Kepada generasi muda Sulawesi Barat, ambillah peran. Sulawesi Barat membutuhkan pengetahuan, kreativitas, keberanian, integritas dan gagasan,” katanya

Ia menyebut, pembangunan daerah membutuhkan energi dan gagasan generasi muda.

Olehnya, pemerintah berkewajiban membuka ruang agar potensi tersebut dapat berkembang menjadi karya dan prestasi.

“Pemerintah berkewajiban memperluas ruang agar potensi itu tumbuh menjadi karya dan prestasi,” ujarnya.

Mantan Bupati Mamuju dua peeiode ini mengungkapkan, pembangunan manusia menjadi bagian penting dalam perjalanan Sulbar selama 22 tahun.

Hal tersebut antara lain tercermin dari capaian Indeks Pembangunan Manusia Sulbar yang pada 2025 mencapai 71,16 poin dan masuk kategori pembangunan manusia tinggi.

Di sisi pendidikan, Pemprov Sulbar juga meningkatkan jumlah penerima beasiswa dari 561 orang pada 2025 menjadi 1.040 orang pada 2026, dengan total anggaran lebih dari Rp7 miliar.

Namun, menurutnya, peningkatan kualitas generasi muda tidak cukup hanya melalui bantuan pendidikan.

Anak muda juga perlu diberikan ruang untuk mengembangkan kreativitas, menghasilkan karya dan terlibat dalam menyelesaikan persoalan daerah.

Karena itu, ia mendorong agar pembangunan Sulbar ke depan tidak hanya berbicara mengenai pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menciptakan lingkungan yang memungkinkan generasi muda berkembang.

“Kita ingin anak dari keluarga sederhana memperoleh kesempatan untuk maju,” katanya.

Ia juga menyampaikan harapan agar pemuda di enam kabupaten di Sulbar dapat mengambil bagian dalam pembangunan sesuai potensi masing-masing.

Baginya, generasi muda merupakan bagian penting dari perjalanan Sulbar menuju daerah yang lebih maju, adil, tangguh dan sejahtera.

“22 tahun kita lewati. Masih panjang jalan yang harus kita tempuh, besaran cita-cita yang harus kita wujudkan,” tutupnya

(Kalam)

***

Pos terkait