GlobalSulbar.com, Mamuju – Salah seorang pria bernama Djoing mengaku meraih suarah terbanyak pada pemilihan calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Wilayah Dusun Sarurru, Desa Bonehau, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju.
Namun ironisnya, nama Djoing tak tercantum dalam surat keputusan (SK) Bupati Mamuju tentang peresmian anggota BPD Bonehau, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju priode 2024-2030.
“Saya peraih suara terbanyak di Dusun Sarurru saat pemilihan anggota BPD pada 21 Maret 2023 lalu, tapi nama saya tidak ada dalam SK,” kata Djoing via WhatsApp, Rabu 5 Juni 2024.
Ia mengakui hingga saat ini belum mengetahui penyebab namanya tak tercantum dalam SK tersebut.
“Sampai saat ini saya belum tau apa penyebabnya,” akunya
Adapun tujuh nama yang tercantum dalam SK tersebut yakni,
1. Eddianto
2. Nehemia Th Todollo
3. Masdar
4. Lini Florensi
5. Samsia
6. Santo Hidayat
7. Hadawiah MP
Djoing mensinyalir ada oknum tertentu yang sengaja mengeluarkan namanya.
“Saya curiga ada orang yang keluarkan nama saya,” tuturnya
Dirinya meminta agar pihak terkait memberikan alasan perihal namanya yang tak tercantum dalam SK yang ditanda tangani oleh Bupati Mamuju itu.
“Saya minta Dinas PMD dan Kepala Desa Bonehau memberikan saya alasan yang jelas kenapa nama saya tidak ada dalam SK itu, sementara saya peraih suara terbanyak di Dusun saya,” tutupnya
Sementara itu, hingga berita ini dirilis, Kepala Desa Bonehau, Alfian saat hendak dikonfirmasi via WhatsAap belum menjawab.
(Kalam)
***






