GlobalSulbar.com, Jakarta – Presiden, Joko Widodo menggelar rapat kerja (Raker) dengan ratusan Penjabat Kepala Daerah di Istana Negara Jakarta, Senin (30/10).
Pada raker itu, Jokowi memberi sejumlah arahan kepada para kepala daerah.
Pj Gubernur Sulbar, Prof Zudan Arif Fakrulloh juga turut menghadiri raker tersebut.
Prof. Zudan mengatakan, rapat kerja rutin diadakan tiap tiga bulan sekali itu.
Menurutnya, melalui rapat itu Presiden Jokowi mengevaluasi penjabat kepala daerah serta memberikan enam arahan kepada mereka.
Prof. Zudan juga memaparkan ke enam arahan presiden tersebut.
“Arahan pertama, Presiden untuk kendalikan inflasi, pantau harga di pasar dan lakukan intervensi. Kedua tangani dampak El Nino yang akan berpengaruh terhadap bahan pangan pokok, kebakaran dan kekurangan air bersih,”
“Arahan ketiga Presiden Jokowi yakni menciptakan iklim investasi yang bagus, penjabat harus menciptakan iklim investasi yang bagus bagi investor dengan mempercepat proses perizinan”,
“Misalnya mencontoh di UEA cuma 30 menit izin itu selesai. Kemudian menyederhanakan prosedur perizinan, tidak boleh ada pungli, kemudian para investor difasilitasi dan tata kelolanya diperbaiki,”
“Arahan keempat, Presiden Jokowi agar dilakukan alokasi anggaran untuk stimulus ekonomi dan bantuan sosial. Kemudian bantuan sosial itu harus menggunakan produk dalam negeri yang dibeli dari para pelaku UMKM”,
“Arahan kelima, penjabat wajib melaksanakan program utama pemerintah, yaitu penanganan kemiskinan ekstrem, stunting, hilirisasi industri, penanganan inflasi dan penyelesaian program strategis nasional,”,
“Kemudian arahan terakhir Presiden Jokowi mengenai penyelenggaraan Pemilu, dimana penjabat diminta untuk membantu KPU dan Bawaslu dalam hal anggaran. Penjabat juga diminta untuk tidak memihak kepada pesarta Pemilu dan ASN harus netral” papar Prof. Zudan
(Kalam)






