Kuasa Hukum Anggota DPRD Toraja Utara Pastikan Kliennya Tak Lakukan Penambangan Emas Ilegal di Kalumpang

GlobalSulbar.com, Mamuju – Jack Z Timbonga SH, MH selaku kuasa hukum Anggota DPRD Toraja Utara Inisial AL memastikan kliennya tidak melakukan aktifitas penambangan emas ilegal di Desa Karataun, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulbar.

“Memang, awalnya beliau hendak melakukan penambangan emas di Batuisi, Desa Karataun, Kecamatan Kalumpang, namun setelah ia mengetahui bahwa tambang emas tersebut belum memiliki izin pertambangan rakyat , dengan sadarnya saudara AL ini mengurungkan niatnya untuk melakukan penambangan,” kata advokat yang akrab di sapa Jack itu, Rabu 20 Mei 2026.

Menurutnya, alat berat berupa eskavator milik AL yang disita pihak kepolisian sama sekali tidak pernah digunakan untuk melakukan aktifitas penambangan emas ilegal di Desa Karataun.

“Jadi eskavator milik AL ini yang disita polisi, tidak pernah digunakan untuk melakukan aktifitas penambangan, tapi hanya digunakan untuk melakukan giat sosial seperti meratakan lapangan dan lahan gereja. Ekskavator itu juga di sewakan untuk pekerjaan irigasi persawahan masyarakat, di Dusun Buallo sembari menunggu adanya izin yang terbit,” ujarnya

Olehnya, ia berharap, pihak kepolisian segera mengembalikan eskavator tersebut, agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk melanjutkan pekerjaan irigasi persawahan.

“Karena memang alat berat tersebut telah di sewa oleh masyarakat untuk pekerjaan irigasi,” ungkapnya

Jack juga mengapresiasi Kapolresta Mamuju yang telah berupaya menertibkan tambang ilegal di wilayah Kecamatan Kalumpang dan Bonehau yang berpotensi merusak lingkungan.

Selain itu, dirinya juga mendukung kebijakan Kapolresta Mamuju yang memberi kesempatan kepada masyarakat setempat untuk melakukan penambangan secara manual tanpa menggunakan alat berat.

“Saya mengapresiasi Kapolresta Mamuju yang telah berupaya menertibkan tambang ilegal di Kalumpang dan bonehau, Selain itu, saya juga mendukung kebijakan pak Kapolres yang memberi kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan penambangan secara manual,” tutupnya

 

(Kalam)

***

Pos terkait