GlobalSulbar.com, Jakarta – Guna mendukung ketahanan pangan nasional, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat, Surya Yuliawan Sarifuddin menghadiri Rapat Pembahasan Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) pada Draft Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Sulawesi Barat, di Arosa Hotel Jakarta, Jumat 17 April 2026.
Rapat ini membahas terkait pemenuhan target Strategi Nasional (Stranas) sebesar 87 persen KP2B dari total Lahan Baku Sawah (LBS), yang menjadi indikator penting dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian dan ketersediaan pangan di daerah.
Kepala Dinas PUPR Sulawesi Barat, Surya Yuliawan Sarifuddin mengatakan, rapat ini diharapkan menghasilkan kesepakatan konkret terkait luasan KP2B yang akan dimuat dalam revisi RTRW Provinsi Sulawesi Barat. Menurutnya, kejelasan data dan komitmen lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan target nasional dapat tercapai di Sulbar.
“Melalui forum ini, kami mendorong adanya kesepakatan luasan KP2B yang realistis, namun tetap mengacu pada target nasional 87 persen dari LBS. Ini penting agar arah kebijakan tata ruang kita selaras dengan upaya menjaga ketahanan pangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, integrasi KP2B dalam RTRW bukan hanya soal pemenuhan regulasi, tetapi merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melindungi lahan pertanian produktif dari alih fungsi yang tidak terkendali.






