GlobalSulbar.com, Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka menghadiri peresmian pembangunan Masjid Raya Suhada, Kabupate Mamuju, Sulbar, Jumat 7 Marer 2025.
Peresmian tersebut juga turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Sulbar, Suraidah Suhardi, Danrem 142/Tatag, Wakapolda Sulbar, Perwakilan Kajati, Kabinda Sulbar, Kepala Pengadilan Tinggi Agama Sulbar, Danlanal, Plh Sekprov Herdin Ismail, dan para tamu undangan lainnya.
Peresmian ini pun bertepatan dengan hari ulang tahun ke-41 Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi yang merupakan anak kandung Suhardi Duka.
Dalam sambutannya, Gubernur Sulbar, Suhardi Duka menceritakan awal mulanya pembangunan Masjid Raya Suhada Mamuju.
“Waktu itu dalam satu malam saya bisa kumpulkan dana Rp. 3,5 miliar, kemudian kita dukung dengan APBD dan akhirnya lahirlah satu masjid yang cukup megah di zamannya,” katanya
Menurutnya, ada juga bantuan dari Aburizal Bakri sebesar Rp. 1 miliar, langsung dibelikan emas untuk dibuatkan Allah dan Muhammad.
“Banyak bilang kenapa harus emas Allah SWT dan Muhammad SAW, saya bilang itulah nama mulia di dunia maupun akhirat makanya harus emas, tahun 2008 awal diresmikan dan jatuh pada tahun 2021 lalu, kurang lebih 15 tahun,” ucapnya
Setelah itu, lanjut SDK, waktu robohnya Masjid langsung diamankan emasnya, kemudian masjid ini jadi dan dirinya meminta kepada Balai agar diberikan tempat untuk memasang kembali emasnya.
“Kita akan lihat kembali bagaimana mengkilatnya emas itu, semoga dengan terbangunnya ini tidak roboh lagi. Apalagi sudah dijamin siapa yang membangun masjid akan dibangunkan istana di surga nantinya,” tuturnya
Dirinya pun menambahkan, atas terbangunnya masjid ini Pemprov akan turut membantu terutama pada pembangunan pagarnya sebesar Rp 5 miliar.
“Karena kita juga mau masuk surga dan dapat istana, jangan sampai hanya bupati di dalam baru bapaknya tidak. Jadi saya minta Biro Pemerintah dan Kesra untuk membantu, kalau terlalu mahal kita bagi dua,” tutupnya
(Kalam)
***






