Gelar Rakor, Perkim Sulbar dan Pemkab Mamuju Bahas Rehabilitas Rumah Korban Bencana di Sondoang

GlobalSulbar.com, Mamuju – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sulawesi Barat (Perkim Sulbar) dan Pemerintah Kabupaten Mamuju (Pemkab Mamuju) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Awal, Selasa, 16 Januari 2024.

Rakor itu membahas terkait Rehabilitasi Rumah bagi Korban Bencana banjir bandang dan tanah longsor pada Selasa, 11 Oktober 2022 silam, di Desa Sondoang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulbar.

Turut hadir pada rakor tersebut diantaranya, Kepala Dinas Perkim Sulbar Syaharuddin, Sekretaris Dinas Perkim Sulbar Amrin, Kepala Bidang Perumahan, Reski Ridwan, perwakilan Biro Hukum Setda Sulbar, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Mamuju Muhammad Jufri Badau, beserta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mamuju, Muhammad Taslim Sukirno.

Rakor ini dilakukan untuk menindaklanjuti disposisi Pj. Gubernur Sulbar Prof. Zudan Arif Fakrulloh terhadap surat dan proposal yang dilayangkan Pemkab Mamuju Tanggal 2 November 2023 tentang Permohonan Bantuan Rehabilitasi Korban Bencana Tahun Anggaran 2024.

Diketahui, sebelumnya, pihak Pemkab Mamuju telah mengajukan proposal Permohonan Bantuan Korban Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor sebanyak 24 Kepala Keluarga (KK) di Desa Sondoang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju.

Proposal permohonan bantuan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Kepala Dinas Perkim Sulbar karena merupakan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Perumahan dan alokasi anggarannya sudah ada pada Dinas Perkim Sulbar Tahun 2024.

“Terima kasih kami ucapkan kepada Pemkab Mamuju yang telah memenuhi undangan kami, guna membahas permohonan bantuan rehabilitasi korban bencana tahun anggaran 2024 dari Pemkab Mamuju,” ucap Syaharuddin

Ia mengatakan, pihaknya akan membentuk TIM Terpadu untuk malakukan verifikasi data faktual di lapangan terhadap 24 KK yang terdampak bencana tersebut, sehingga nantinya dalam memberikan bantuan benar–benar dapat dirasakan manfaatnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Mamuju Muhammad Jufri Badau menyambut baik atas ditindaklanjutinya dengan cepat surat dan proposal yang sudah disampaikan  tersebut.

“Kami Pemkab Mamuju sangat bersyukur karena sudah difasilitasi dan dibukakan ruang untuk bersama–sama berkolaborasi menangani masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang di Desa Sondoang Tahun 2022,” ujar Jufri Badau.

Hal senada juga disampaikan Kepala BPBD Mamuju Muhammad Taslim Sukirno. Ia mengatakan, pihaknya siap mengawal kegiatan itu, dan siap mendampingi jika ingin melakukan survey ke lapangan.

Mengakhiri rapat, Kepala Dinas Perkim Sulbar menambahkan, pertemuan itu adalah rapat awal bersama Pemkab Mamuju, dan untuk selanjutnya akan melibatkan TP-PKK Sulbar.

“Pekan depan kami akan jadwalkan kembali pertemuan selanjutnya, dengan mengundang TP-PKK Sulbar karena akan ikut berkolaborasi dengan kita dalam kegiatan ini,” tutupnya **

(Kalam)

Pos terkait