GMNI Kecewa Terhadap Bupati dan Wakil Bupati Mamuju

GlobalSulbar.com, Mamuju – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) cabang Mamuju merasa kecewa terhadap Bupati dan Wakil Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi – Ado Mas’ud, lantaran tak menghadiri dialog terbuka terkait evaluasi kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Mamuju yang digelar oleh GMNI Mamuju, di Taman Karema, Kabupaten Mamuju, Jumat, 22 Desember 2023.

“Kami sangat kecewa, karena hari ini kami menggelar Dialog terbuka terkait evaluasi kinerja dari Pemerintah Daerah, dan kami mengundang Bupati dan Wakil Bupati Mamuju, tetapi mereka memilih untuk tidak hadir” kata Ketua GMNI Cabang Mamuju, Adam Jauri, via WhatsAap, Jumat, 22 Desember 2023.

Menurutnya, dialog tersebut merupakan ruang penyampaian gagasan dan perkembangan kinerja Pemerintah Kabupaten Mamuju.

“Alhasil kerinduan kami untuk berdiskusi secara langsung dengan Kepala Daerah Kabupaten Mamuju tidak tercapai, karena tidak satupun diantara mereka yang menghadiri kegiatan tersebut, Padahal kami anggap momen seperti ini adalah hal yang sangat diharapkan oleh masyarakat yang ada di Mamuju” ucap Adam

Ia menuturkan, ketidakhadiran Bupati dan Wakil Bupati Mamuju adalah pengkhianatan terhadap konstitusi dan penghianatan besar kepada masyarakat Mamuju. Karena sangat jelas diamanatkan oleh Undang-Undang Dasar 1945 beserta UU turunannya bahwa Kedaulatan ditangan Rakyat, sehingga ketika kita memaknai maksud dari hal tersebut Pemerintah bertugas sebagai pelayan bagi masyarakat.

Lebih jauh, Adam menjelaskan, masyarakat atau pemuda harus diberikan ruang untuk berkomunikasi bukan hanya hadir pada waktu-waktu klasik yang membosankan, seperti hadir pada tiap momentum 5 tahun sekali untuk melakukan gerakan blusukan demi memanen simpati dan suara masyarakat.

“Namun, biar tak diberikan ruang kami tidak memilih untuk diam, kami sendiri yang menjemput adanya medium komunikasi tersebut. Tapi lagi-lagi, seperti biasanya Bupati hanya muncul pada setiap pamflet-pamflet ucapan dan spanduk-spanduk keren di pinggir jalanan”,

“Kami memilih model pergerakan yang bersifat dialog, karena bagi kami aksi parlement jalanan adalah langkah akhir dari adanya kebuntuan komunikasi”,

“Selain daripada itu secara kelembagaan kami merasa begitu kecewa atas sikap pemimpin daerah yang tidak mau berdiskusi secara sehat dan tematik bersama kawan-kawan GMNI Cabang Mamuju”,

“Tujuan dari adanya Ruang pertemuan ini menjadi wadah menyalurkan masuk gagasan dan hasil kerja selama hampir tiga tahun masa Pemerintahan Ibu Bupati Hj Sutinah Suhardi bersama Wakil Bupatinya, Bapak Ado Mas’ud” jelas Adam *

(Kalam)

Pos terkait