GlobalSulbar.com, Mamuju – Untuk mendukung terwujudnya transformasi digital dan Satu Data terpadu, Pj Gubernur Sulbar, Prof Zudan Arif Fakrulloh mengajukan permohonan bantuan pembangunan Base Transceiver Station (BTS) ke Menkominfo beberapa waktu lalu.
Hasil dari pengajuan permohonan bantuan itu, Menkominfo siap membantu untuk 18 pembangunan BTS pada wilayah blank spot di Sulbar.
“Kemenkominfo RI telah membantu pembangunan 18 BTS untuk daerah Non 3 T khususnya wilayah wilayah blank spot yang tersebar di Provinsi Sulawesi Barat,” ucap Prof Zudan, Kamis, (30/11).
Menurutnya, pengajuan pembangunan BTS ini sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia terkait akselerasi peningkatan layanan komunikasi dan informatika kepada masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.
Ia menuturkan, untuk mendukung terwujudnya transformasi digital dan Satu Data terpadu diperlukan langkah strategis semua pihak memberi perhatian pada percepatan penyediaan akses jaringan internet di semua titik blankspot,
Area khususnya di wilayah pedesaan yang berada di pedalaman dan terpencil dan pemenuhan sarana teknologi informasi dan komunikasi mutakhir yang dibutuhkan pemerintah daerah seperti Sulawesi Barat.
“Atas nama masyarakat Sulbar mengucapkan terima kasih atas dukungan Kemenkominfo dan presiden RI, Joko Widodo untuk mendorong percepatan transformasi digital di Sulbar,” ucap Prof. Zudan
Prof. Zudan menambahkan, saat ini Pemerintah Sulawesi Barat giat giatnya melakukan transformasi digital di sektor pemeritahan dan pelayanan publik serta percepatan Satu Data Sulbar menuju Satu Data Indonesia.
“Pemerintah Provinsi juga berharap Kementerian Kominfo dapat mendukung pembangunan data center termasuk fasilitasi penyediaan wifi diruang ruang publik,” tutup Prof. Zudan
(Kalam)






