GlobalSulbar.com, Mamuju – Dinas Ketahanan Pangan (Distapan) Sulbar menggelar Gerakan Pangan Murah di Taman Karema, Kabupaten Mamuju, Kamis (19/10).
Pasar murah tersebut menyediakan sejumlah pasokan bahan pokok dengan diskon harga 10 hingga 25 persen.
“Kita siapkan 6 ton beras, 600 rak telur, Ratusan potong ayam, Bawang Merah, Bawang Putih dan sayur-sayuran, tujuannya adalah suplai cukup dan harganya rata-rata sudah mulai turun, dan hari ini kita berikan dengan diskon, 10-25 persen dalam rangka menstabilkan harga,” kata Prof. Zudan
Ia berharap, Gerakan pangan murah ini bisa mengatasi empat masalah plus satu.
“Diharapkan ini bisa mengatasi permasalahan 4+1, kemiskinan, stunting, anak tidak sekolah, perkawinan anak dan inflasi,” tutup Prof. Zudan
Kadis Ketahanan Pangan Sulbar, Abdul Waris Bestari, mengatakan, untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan Keluarga Risiko Stunting (KRS) telah diberikan dispensasi 25 persen dari harga pasar. Sementara untuk masyarakat umum diberikan dispensasi 10 persen.
Khusus untuk KPM dan KRS telah diberikan kupon sebagai bukti terdaftar sebagai penerima manfaat untuk harga khusus dispensasi hingga 25 persen.
“Mereka ini KPM dan KRS memang sudah terdata,” tandasnya
Sementara itu, Salah seorang warga dari Salletto, Nawir berterima kasih dengan adanya program tersebut, lantaran dirinya terdata dalam Program Keluarga Harapan (PKH) sehingga harga yang Ia dapatkan dari gerakan pasar murah sangat membantu.
“Yang naik dipasar itu seperti beras, gula. Kalau disini lebih murah, ini sangat membantu kami,” tandasnya
Gerakan Pangan Murah ini kerjasama Dinas Ketapang Sulbar , Badan Pangan Nasional,Bank Indonesia,Bulog dan Distributor pangan lainnya
(Kalam)






