Kenaikan Harga Beras Buat Rakyat Kecil Menjerit

GlobalSulbar.com, Mamuju – Harga beras kini sedang mengalami kenaikan, yang awalnya berkisar Rp 8.000 – Rp 10.000 kini mencapai Rp 12.000 hingga Rp.14.000 per kilogram.

Kenaikan harga beras tersebut sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat, sehingga membuat rakyat kecil menjerit.

Samiang (40), yang bekerja sebagai petani, mengatakan, dengan naiknya harga beras membuat ekonomi keluarganya semakin sulit, lantaran pengahasilannya sedikit.

“Ekonomi kami semakin sulit, karena harga beras naik, sementara penghasilan sedikit” kata Samiang saat ditemui dikediaman pribadinya, Kelurahan Rimuku, Kamis, (5/10).

Hal yang sama juga dirasakan, Nurjannah (50) yang berprofesi sebagai pedagang.

Menurutnya, kondisi ekonomi  masyarakat saat ini sedang susah, sehingga seharusnya pemerintah menurunkan harga beras yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat.

“kondisi ekonomi masyarakat saat ini sedang susah, jadi seharusnya harga beras dapat diturunkan, karena beras kebutuhan pokok masyarakat” tutur Nurjannah

Begitu juga yang dialami, A’ling (30), sebagai tukang ojek dirinya berharap agar pemerintah bisa menurunkan harga beras, agar rakyat kecil tidak semakin menjerit.

“Sebagai tukang ojek yang berpenghasilan kecil, saya sangat berharap agar pemerintah bisa menurunkan harga beras, supaya kami ini rakyat kecil tidak semakin menjerit” ungkap A’ling penuh harap

(Kalam)

Pos terkait