GlobalSulbar.com, Mamuju – Dinas Ketahanan Pangan Sulbar menggelar bimbingan teknis panel harga pangan di Sulawesi Barat, Selasa (26/9).
Bimtek ini melibatkan beberapa narasumber dari berbagai instansi seperti BPS, Bank Indonesia, hingga perwakilan Infokom.
“Jadi kita laksanakan bimtek panel harga pangan, karena setiap Kabupaten kita punya petugas yang memantau dan mendata harga pangan,” kata Kepala Dinas Pangan Sulbar, Abdul Waris Bestari.
Adapun tujuan pelaksanaan bimtek tersebut agar petugas di lapangan betul-betul mengambil data yang ril.
“Kita harap data ini menjadi patokan diambil sesuai kondisi yang ada di lapangan. Makanya kita melibatkan berbagai instansi membawakan materi,” tutur Waris
Menurutnya, dengan adanya penguatan, para petugas akan bisa melihat persoalan harga pangan di lapangan.
“Data yang disajikan akan dilihat dulu pangan mana naik harganya, sehingga bisa diambil solusi penyelesaiannya,” ujarnya
Ia menjelaskan, Seperti kenaikan harga beras saat ini dan sudah diketahui cara menyelesaikan karena stoknya masih ada.
“Ketahanan pangan pusat saat ini sedang menyalurkan bantuan beras dikoordinir oleh bulog. Sulbar sudah disalurkan di Mamuju, Polman dan Majene,” paparnya
Dirinya juga menambahkan, dinas Ketahanan Pangan Sulbar juga menyediakan website dan media sosial untuk menyajikan data setiap hari harga pangan di lapangan.
“Jadi lewat itu bisa dilihat publik harga pangan dimasing-masing daerah di Sulbar. Ini juga bagian instruksi Gubernur agar kita ke lapangan dan sudah dilakukan saat ini,” tandasnya
(Kalam)






