GlobalSulbar.com, Mamuju – Kepolisian Daerah Sulawesi Barat kembali menggelar program Jumat Curhat di Posyandu Merak, lingkungan Tima, Jalan Ir. H Juanda, Kabupaten Mamuju, Jumat (8/9)
Melalui program jumat curhat tersebut, Lurah Mamunyu mewakili warganya mengeluhkan tidak adanya gedung pelayanan Posyandu di lingkungan Sampaga sehingga berdampak pada terhambatnya pelayanan khususnya dalam penanganan stunting.
Atas kondisi itu, ia meminta kepada pemerintah agar membangun Posyandu di Lingkungan Sampaga.
Menanggapi hal tersebut, Kabid Dokkes Kombes drg Agung Hadi, mengatakan bakal segera melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah setempat agar segera diberikan lahan untuk pembangunan Posyandu sehingga pelayanan kesehatan di daerah tersebut bisa lebih maksimal khususnya dalam penanganan stunting.
Selain menampung aspirasi masyarakat setempat, Kabid Dokkes beserta seluruh stafnya juga memberikan pelayanan kesehatan gratis dengan sasaran prioritas orang tua, ibu hamil dan Balita yang hadir di Posyandu kelurahan Binanga Mamuju.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan dengan total 61 pasien, tercatat penderita stunting sebanyak 16 orang sementara pemeriksaan lainnya untuk ibu hamil dan pelayanan KB.
Tak hanya itu, Kombes drg Agung Hadi juga memberikan edukasi kepada <span;>para orang tua agar paham dengan pola asupan gizi yang baik, pemberian makanan tambahan untuk balita dan sosialisasi aplikasi Si Centing kepada babinkamtibmas dalam mencegah stunting.
Ia berharap, seluruh pihak khusus pemerintah, Bhabinkamtibmas dan babinsa, kader posyandu serta penyuluh BKKBN dapat kerjasama dalam penurunan angka stunting.
Sementara itu, masyarakat setempat mengucapkan terimakasih kepada Kabid Dokkes Polda Sulbar beserta seluruh stafnya yang telah memberikan pelayanan kesehatan gratis.
“terimakasih pak sudah datang untuk mendengarkan keluhan kami ditambah lagi kami juga diberikan berbagai layanan kesehatan gratis” ucap salah seorang warga setempat (HPS)
(Kalam)






