Dari Hasil Bertani Sayur, Petani di Kelurahan Lakahang Mampu Kuliahkan Anaknya

GlobalSulbar.com, Mamasa – Salah seorang Warga Lingkungan Salulossa, Kelurahan Lakahang, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Hamalod (53) yang berprofesi sebagai petani mampu menguliahkan anaknya dari hasil bertani sayur.

Profesi sebagai petani sayur ini sudah ia geluti selama tiga belas (13) tahun.

“Sudah tiga belas tahun saya jadi petani sayur” kata Hamalod saat ditemui dikediaman pribadinya, Lingkungan Salulossa, Minggu, (3/9).

Dari hasil bertani berbagai sayur-sayuran, pria yang akrab disapa Malo ini mampu menguliahkan anaknya di Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar).

“Anak saya kuliah di Unsulbar, Majene, sudah semester 7, kuliahnya saya biayai dari hasil sayur ini” tutur Malo

Ia mengakui, omset yang didapatkan dari hasil bertani sayur tersebut sebesar Rp. 4.500.000 per bulan.

“150 ribu dikali 30 hari, jadi hasilnya Rp. 4.500.000 per bulan” akunya

Adapun ukuran lahan yang digarap untuk ditanami sayuran yakni Panjang 38 meter  dan lebar 28 meter.

Menurutnya, jenis sayuran yang ditanam seperti kacang panjang, kankung, sawi, dan bayam.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini dirinya belum sekalipun menerima bantuan dari pemerintah baik berupa bibit sayuran maupun pupuk.

“Saya sama sekali belum pernah mendapatkan bantuan pemerintah, ini berkat usaha saya sendiri” ungkap Malo

Dirinya juga menambahkan, jikan ingin berhasil menjadi petani sayur, maka kita harus memiliki 3 hal, yakni, kerajinan, kepandaian, dan kreatifitas.

“Kalau mau berhasil jadi petani sayur, kita harus rajin, pandai, dan kreatif” tambahnya

(Kalam)

Pos terkait