GlobalSulbar.com, Mamasa – Tim Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulbar mengunjungi lokasi khusus (lokus) dalam rangka penanganan sejumlah permasalahan daerah, di Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, Jumat, (21/7).
Adapun sejumlah permasalahan daerah tersebut yakni kemiskinan, stunting, Anak Tidak Sekolah (ATS), pernikahan anak, dan inflasi.
Kegiatan itu melibatkan semua stakeholder baik dari Pemkab Mamasa, hingga aparat pemerintahan di tingkat Kecamatan dan Desa di lokus tersebut.
Hal tersebut dilakukan berdasarkan perintah Kepala Dinas ESDM Sulbar sebagai tindaklanjut arahan dari Pj. Gubernur Sulbar, melalui Satgas yang telah dibentuk dalam rangka penanganan kemiskinan, stunting, ATS, pernikahan anak, dan inflasi. Dalam hal ini, Dinas ESDM Sulbar selaku koordinator untuk dua kecamatan di Kabupaten Mamasa, yaitu Kecamatan Tabulahan dan Buntu Malangka.
Kunjungan tersebut, dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Mineral dan Batubara (Minerba) Dinas ESDM Sulbar, Ilham.
Menurut Ilham, intervensi yang dilakukan di lokus tersebut yaitu untuk berkoordinasi dengan Camat Tabulahan, Kepala Puskesmas Tabulahan, para penyuluh KB dan Pemerintah Kelurahan Serta Desa” katanya
Ia mengungkapkan, berdasarkan informasi dari camat Tabulahan dan sekretaris lurah Lakahang masih ada warga di kecamatan itu yang belum pernah tersentuh bantuan, tinggal di rumah gubuk berukuran 2×3 meter yang tidak layak huni, tidak miliki MCK, listrik, dan orang tua terkena penyakit gondok tinggal bersama dua cucunya.
“Satu cucunya masih SMP dan satunya lagi nikah dibawah umur, di wilayah Kecamatan Tabulahan, Kelurahan Lakahang. Ini perlu jadi perhatian kita bersama” ungkap Ilham
Selanjutnya, rombongan Dinas ESDM sulbar secara bersama-sama mengunjungi masyarakat sasaran yakni keluarga anak resiko stunting, dengan menyerahkan satu rak telur untuk dikonsumsi selama satu bulan penuh.
Kemudian, menyasar masyarakat miskin ekstrem dengan menyerahkan bantuan makanan dan mendata masyarakat miskin yang belum menikmati listrik PLN.
(Kalam)






