Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan

GlobalSulbar.com, Mamuju – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat meminta seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Permintaan tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan dan peran bersama dalam mencegah terjadinya bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Yasir Fattah, menegaskan bahwa pencegahan Karhutla harus dimulai dari kesadaran setiap individu.

Menurutnya, kebakaran besar sering kali berawal dari kelalaian terhadap sumber api kecil yang tidak segera dikendalikan.

Melalui peningkatan kesadaran masyarakat, pencegahan pembakaran sembarangan, pemantauan wilayah rawan, pelaporan cepat apabila terjadi kebakaran, serta penguatan kolaborasi seluruh pihak.

“Jangan biarkan api kecil menjadi bencana besar. Cegah Karhutla mulai dari diri sendiri. Mari bersama-sama meningkatkan kepedulian, tidak melakukan pembakaran sembarangan, serta segera melaporkan apabila melihat tanda-tanda kebakaran,” tegas Yasir Fattah, di ruang kerja kalaksa BPBD Sulbar, Kamis 20 Agustus 2026.

Yasir Fattah menambahkan, masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah Karhutla, khususnya dengan tidak membuka atau membersihkan lahan menggunakan cara pembakaran, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta memastikan sumber api benar-benar padam setelah digunakan.

Pos terkait