GlobalSulbar.com, Mamuju – Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Bidang Pelayanan Kepemudaan mengikuti Sosialisasi Program Kepemudaan Tahun 2026 yang diselenggarakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting pada Senin, 20 Juli 2026.
Bidang Pelayanan Kepemudaan mengikuti kegiatan itu dari Ruang Rapat Kantor Dispoparekraf Sulbar. Agenda strategis tersebut diikuti secara saksama oleh jajaran pejabat fungsional bidang, analis perencana ahli muda, serta perwakilan staf teknis terkait.
Kegiatan kementerian yang membidangi urusan kepemudaan dimaksudkan untuk menyelaraskan pelaksanaan program kepemudaan di tingkat pusat dan daerah.
Hal ini juga sejalan dengan program prioritas Gubernur Sulbar Suhardi Duka, dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital serta memperkuat basis kompetensi dan kualitas sumber daya pemuda di daerah.
Melalui sosialisasi tersebut, peserta memperoleh pemaparan mendalam mengenai arah kebijakan strategis pengembangan kepemudaan nasional.
Fokus pembahasan meliputi penguatan kapasitas organisasi kepemudaan, peningkatan partisipasi pemuda dalam pembangunan, serta tata cara pelaksanaan dan pelaporan program tahun anggaran berjalan.
“Forum ini untuk mencermati mekanisme pelaksanaan program prioritas yang akan menjadi acuan kita di daerah. Pemahaman kolektif ini sangat krusial dalam menyusun dan mengimplementasikan kegiatan kepemudaan yang akuntabel di Sulbar,” kata Sudarmin, Analis Kebijakan Publik Bidang Pelayanan Kepemudaan.
Sementara itu, secara terpisah Kepala Dispoparekraf Sulbar, Bau Akram Dai menegaskan, penyelarasan program merupakan langkah penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang integratif.
“Pemahaman komprehensif terhadap regulasi yang baru dari kementerian merupakan instrumen krusial. Hal ini penting untuk memastikan seluruh target kinerja dan indikator program pelayanan kepemudaan dapat diakomodasi ke dalam dokumen perencanaan daerah yang integratif dan memenuhi asas kedayagunaan,” jelas Bau Akram.
Bau Akram berharap agar aparatur Dispoparekraf Sulbar siap menerjemahkan hasil sosialisasi ini ke dalam aksi nyata.
“Selanjutnya tentu yang diharapkan kemampuan teman-teman di Dispoparekraf mampu merumuskan inovasi program yang adaptif dalam aksi nyata guna mendukung peran pemuda sebagai pilar utama pembangunan daerah,” ucapnya.
Kepala Dispoparekraf menyatakan dukungan dan komitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan. Langkah kolaboratif ini diambil demi mendukung penguatan ekosistem pembangunan kepemudaan yang berkelanjutan di seluruh kabupaten se- Sulbar.






