Gubernur Sulbar Terima Kunjungan Profesor Muhammad Amri

GlobalSulbar.com, Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka menerima kunjungan Profesor Muhammad Amri, Ph.D dan rombongan di ruang kerjanya di Kantor Gubernur Sulbar, Senin 11 Mei 2026.

Pertemuan tersebut membahas terbentuknya Forum Komunikasi Profesor Sulawesi Barat Indonesia yang secara resmi menjadi wadah berhimpunnya para profesor asal Sulawesi Barat yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Profesor Muhammad Amri mengatakan, forum tersebut saat ini menaungi sekitar 70 profesor asal Sulawesi Barat yang berada dari Sabang sampai Merauke. Kehadiran forum ini diharapkan mampu memberikan kontribusi pemikiran strategis dalam mendukung pembangunan daerah.

“kami telah berkomitmen kepada Bapak Gubernur untuk membantu memberikan pemikiran strategis terkait berbagai isu sumber daya yang berkembang di Sulbar, termasuk mempersiapkan naskah akademik yang bisa menjadi salah satu instrumen dasar dalam pengambilan kebijakan,” ujarnya.

Selain melaporkan pembentukan forum, pihaknya juga menyampaikan rencana pelaksanaan silaturahmi nasional profesor asal Sulawesi Barat yang akan digelar pada Agustus 2026 mendatang sebagai bagian dari rangkaian Hari Jadi Provinsi Sulawesi Barat.

Menurutnya, Gubernur Sulbar memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap keberadaan Forum Komunikasi Profesor Sulawesi Barat Indonesia agar dapat berjalan dengan baik dan memberi manfaat bagi pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.

“Bapak Gubernur sangat merespon dan memberi apresiasi terhadap kunjungan kami. Beliau berharap organisasi ini dapat membantu pemerintah daerah, bukan hanya di provinsi tetapi juga di kabupaten,” katanya.

Ia menuturkan, saat ini pihaknya telah melakukan roadshow ke sejumlah daerah di Sulawesi Barat seperti Polewali Mandar dan Majene.

Selanjutnya forum tersebut dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Mamuju, Pasangkayu, Mamuju Tengah dan Mamasa.

Dirinya juga menambahkan, melalui komunikasi dengan pemerintah daerah, forum profesor tersebut akan menggali berbagai persoalan strategis yang membutuhkan kajian dan pemikiran akademis guna mendukung pembangunan daerah yang lebih terarah.

“Kami akan mengusulkan berbagai kebutuhan daerah. Karena itu kami akan melakukan brainstorming dengan para bupati terkait hal-hal krusial yang membutuhkan pemikiran akademis,” jelasnya.

Ia berharap, keberadaan forum tersebut dapat membuka ruang komunikasi yang lebih luas serta memaksimalkan peran profesor dalam mendukung pembangunan Sulawesi Barat di masa mendatang.

Pos terkait