Pemprov Sulbar Berupaya Tingkatkan Produksi Benih Jagung Komposit dan Pakan

GlobalSulbar.com, Polewali – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) melalui UPTD Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBTPH) Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) saat ini tengah berupaya meningkatkan produksi benih jagung komposit dan produksi jagung pakan guna mendukung swasembada jagung.

Program ini dalam rangka mendukung upaya Pemerintah Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga untuk mempertahankan status swasembada beras dan jagung di Sulawesi Barat.

Kepala UPTD BBTPH Sulawesi Barat, Nasaruddin mengatakan, pihaknya berupaya meningkatkan produksi benih jagung komposit dan produksi jagung pakan melalui pemanfaatan lahan Instalasi Kebun Benih (IKB).

Sementara itu, Kepala Dinas TPHP Sulawesi Barat, Hamdani Hamdi mengungkapkan, pelaksanakan panen calon benih jagung komposit dengan varietas Lamuru dan Bisma pada awal tahun ini dilaksnakan di IKB Minake Kabupaten Mamasa dan Balai Benih Hortikultura (BBH) Rea Timur, Polewali Mandar.

“Sebenarnya perbanyakan calon benih jagung komposit dan produksi jagung pakan dilaksanakan sejak bulan Oktober 2025, saat ini calon benih jagung sedang dalam proses pemeliharaan dan pascapanen yaitu penjemuran dan penyortiran calon benih” ungkap Hamdani Hamdi.

Ia menambahkan, jika tidak ada kendala pada proses uji lab, akhir bulan Februari 2026 UPTD BBTPH Dinas TPHP Sulawesi Barat akan memiliki Benih Dasar (BD) jagung komposit, yang selanjutnya dapat didistribusikan kepada petani yang membutuhkan benih jagung komposit.

Selain memproduksi calon benih jagung komposit, UPTD BBTPH juga memanfaatkan lahan IKB Batupanga yang berada di Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar untuk memproduksi jagung pakan yang hasilnya mencapai kurang lebih 5 ton. Produksi jagung pakan ini langsung dijual untuk menjadi Pendapatan Asli Daerah melalui retribusi jasa usaha.

Pos terkait