GlobalSulbar.com, Mamuju– Jembatan salole yang merupakan akses penghubung antardesa Karama-Sandapang, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju, Sulbar, ambruk, pada Jumat 2 Januari 2026.
Jembatan sepanjang 45 meter dengan lebar 1,2 meter itu tidak bisa lagi dilalui, sehingga mengakibatkan akses warga setempat terputus total.
Menurut Kepala Desa Karama, Yohanis, jembatan yang dibangun pada tahun 2021 ini ambruk lantaran kelebihan kapasitas.
“Jembatan ini ambruk karena over kapasitas, dilalui sekitar 30 orang,” kata Yohanis, via WhatsApp, Jumat 2 Januari 2026.
Ia menuturkan, beruntung dalam insiden ambruknya jembatan tersebut tak ada korban jiwa, namun sebagian warga mengalami luka-luka, dan sudah ditangani oleh pihak Puskesmas Karama.
“tidak ada korban jiwa, hanya luka-luka, tapi sudah ditangani Puskesmas,” tuturnya
Yohanis menjelaskan, jembatan ini juga merupakan akses satu-satunya bagi pelajar di Desa Sandapang menuju ke sekolahnya yang berada di Desa Karama.
“Jembatan ini, selain penghubung utama bagi warga Desa Karama dan Sandapang, juga akses satu-satunya bagi pelajar di Desa Sandapang untuk bersekolah di Desa Karama, dan akses bagi petani di Desa Karama menuju ke area perkebunannya” jelasnya
Olehnya, dirinya berharap, Pemerintah Daerah baik Provinsi maupun Kabupaten segera turun tangan agar jembatan yang menjadi satu-satunya akses penghubung bagi masyarakat setempat bisa segera diperbaiki.
“Kami masyarakat Desa Karama berharap Pemerintah Provinsi dan Kabupaten segera turun tangan, supaya jembatan ini bisa segera diperbaiki, karena kita tidak bisa lagi berharap dengan dana desa, masalahnya dana desa sudah dipangkas,” tutupnya
(Kalam)
***






