GlobalSulbar.com, Mamuju – Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat menerima laporan Prakiraan Cuaca Wilayah Sulawesi Barat dari BMKG Wilayah II Tampa Padang Mamuju pada esok hari, Jumat 7 November 2025.
Berdasarkan informasi BMKG, prakiraan cuaca wilayah Sulawesi Barat sebagai berikut:
– Pagi Hari: Cerah berawan hingga berawan di sebagian besar wilayah. Potensi hujan ringan di Kabupaten Polewali Mandar (Matangnga), Kabupaten Mamuju (Tommo, Kalumpang, Bonehau), Kabupaten Mamasa (Rantebulahan Timur, Bambang, Menhalaan, Tanduk Kalua, Sesena Padang, Sumarorong, Messawa), serta Kabupaten Mamuju Tengah (Topoyo, Tobadak).
– Siang dan Sore Hari: Berawan. Potensi hujan ringan di Kabupaten Polewali Mandar (Binuang, Polewali, Anreapi, Matakali, Tapango, Luyo, Allu, Tutar, Bulo, Matangnga), Kabupaten Majene (Malunda, Ulumanda, Tammeroddo, Sendana), Kabupaten Mamuju (Tapalang, Tapalang Barat, Simboro, Mamuju, Kalumpang, Bonehau, Tommo), Kabupaten Mamasa, Kabupaten Mamuju Tengah (Tobadak, Topoyo, Karossa), dan Kab. Pasangkayu (Dapurang, Duripoku, Bulu Taba, Baras).
– Malam Hari: Berawan, Potensi hujan ringan di Kabupaten Mamuju (Kalumpang) dan Kabupaten Mamasa (Mamasa, Tabang).
– Dini Hari: Berawan. Potensi hujan ringan di Kabupaten Polewali Mandar, Kabupaten Majene (Banggae, Banggae Timur, Pamboang, Sendana, Tammeroddo), Kabupaten Mamuju, Kabupaten Mamasa (Messawa), Kabupaten Mamuju Tengah (Pangale, Budong-Budong), serta Kabupaten Pasangkayu (Tikke, Pedongga, Pasangkayu, Bambalamotu).
– Suhu udara diperkirakan berkisar antara 18–31°C, dengan kelembapan udara 65–90% dan kecepatan angin bertiup dari arah Utara hingga Barat Laut berkisar 1–20 km/jam.
BMKG menyampaikan peringatan dini nihil untuk periode tersebut.
Plt. Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, mengatakan, informasi prakiraan cuaca ini menjadi acuan penting dalam upaya kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem, terutama di wilayah dengan curah hujan tinggi.
“Pusdalops BPBD Sulbar terus berkoordinasi dengan BMKG dan BPBD kabupaten agar masyarakat dapat memperoleh informasi cuaca terkini dan meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan kondisi alam,” ujarnya
Menurutnya, sesuai dengan arahan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, BPBD Sulbar diminta untuk memastikan sistem peringatan dini berjalan optimal dan informasi kebencanaan tersampaikan secara cepat dan tepat kepada masyarakat.
“Kita harus menjaga kesiapsiagaan setiap saat agar potensi bencana dapat diminimalkan,” tutupnya
(Kalam)
***






