GlobalSulbar.com, Mamuju – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) cabang Mamuju menggelar aksi unjuk rasa (Unras), di kantor DPRD provinsi Sulawesi Barat, Selasa 21 Oktober 2025.
Aksi tersebut sebagai refleksi terhadap 1 tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
“Ini adalah sebuah respon dari kami melihat kinerja Presiden setahun terakhir yang menuai begitu banyak polemik,” ujar Dicky Wahyudi selaku ketua cabang GMNI Mamuju.
Melalui aksi unjuk rasa tersebut juga, GMNI Mamuju menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya :
1. Evaluasi program MBG
2. Cabut uu TNI Nomor 3 Tahun 2025 Tentang Penambahan Tugas Pokok TNI
3. Segerah sahkan RUU perampasan aset
4. segera sahkan RUU masyarakat adat
5. tagih janji wakil presiden mengenai 19 juta lapangan kerja
6. Reformasi Polri.
7. mendesak pemerintah Sulbar untuk menyediakan lahan sentral untuk para pelaku umkm
8. tinjau kembali rancangan jalan poros bonehau- Kalumpang
9. mendesak pemerintah untuk meningkatkan infrastruktur pendidikan dan kesehatan yang ada di Sulawesi barat
“Tuntutan ini tidak berakhir sampai di sini saja, kami pasti akan mengawal sampai benar-benar terealisasi,” tutupnya






