Kadis ESDM Sulbar Pimpin Rapat Pembahasan Dokumen Teknis Pertambangan PT. Maulana Vasura Grup

GlobalSulbar.com, Mamuju – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), menggelar rapat pembahasan dokumen teknis pertambangan PT. Maulana Vasura Grup, di Ruang Serbaguna Dinas ESDM Sulbar, Rabu 2 Juli 2025.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kadis ESDM Sulbar, Mohammad Ali Chandra, dan dihadiri pejabat analis kebijakan bidang mineral dan batubara beserta staf bidang minerba, pejabat inspektur pertambangan Kementerian ESDM, serta manajemen PT. Maulana Vasura Grup.

Rapat yang dilaksanakan Dinas ESDM Pemprov Sulbar ini sebagai upaya untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar dan berkualitas, sejalan misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wagub Salim S. Mengga (SDK-JSM).

Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh persetujuan dokumen studi kelayakan, dokumen eksplorasi, dan dokumen pasca tambang sebagai salah satu proses dalam peningkatan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi.

Diketahui, usaha pertambangan PT. Maulana Vasura Grup berlokasi di Sungai Lariang, Desa Lariang, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar.

Mohammad Ali Chandra menegaskan pentingnya proses ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pertambangan yang baik dan akuntabel di Sulbar.

“Langkah ini merupakan bagian dari implementasi visi dan misi Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (SDK-JSM), khususnya misi kelima, yaitu memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar dan berkualitas,” jelas Chandra.

Chandra juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam setiap tahapan proses pertambangan.

“Kami berharap seluruh pihak dapat menjalankan perannya masing-masing secara profesional dan bertanggung jawab, sehingga proses pertambangan dapat berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat optimal bagi daerah,” ucapnya.

Dengan pelaksanaan rapat ini, diharapkan dokumen-dokumen yang dibahas dapat segera memperoleh persetujuan, sehingga proses peningkatan IUP Operasi PT. Maulana Vasura Grup dapat berjalan lancar dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pos terkait