Seret Kader HMI Sejauh 30 Meter, Kapolresta Mamuju Diminta Tindak Tegas Pelaku Tabrak Lari

GlobalSulbar.com, Mamuju – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Mamuju meminta Kapolresta Mamuju menindak tegas pelaku tabrak lari yang menyeret kader HMI cabang Mamuju, bernama Audrey sejauh 30 meter.

Insiden tabrak lari tersebut terjadi di dekat Sekretariat HMI cabang Mamuju, pada Kamis 16 Januari 2025.

Sekretaris Umum HMI Cabang Mamuju, Hajril hajura menjelaskan, kader HMI bernama Audrey berupaya menghentikan mobil yang berusaha melarikan diri usai menabrak salah seorang pria paruh baya.

Namun, pelaku tetap memacu kendaraannya, hingga menyeret Audrey sejauh 30 meter sebelum akhirnya berhenti.

Ia menuturkan, menurut laporan, seorang anggota kepolisian bernama Ibrahim sempat menjamin bahwa pelaku tabrak lari tersebut akan diproses secara hukum.

Namun, ketika dirinya bersama kader HMI lainnya melakukan konfirmasi ke Polresta Mamuju, pelaku tabrak lari tersebut tidak ditemukan.

Hal itu memicu ketegangan, yang diperburuk oleh sikap Ibrahim yang dinilai arogan dengan menyarankan kader HMI untuk melakukan demonstrasi dan bahkan mengajak duel satu lawan satu.

Olehnya, Hajril menyatakan kekecewaannya terhadap penanganan kasus ini.

“Kami menghormati proses hukum, tetapi tidak akan tinggal diam jika melihat ketidakprofesionalan aparat. Nyawa kader kami hampir terancam akibat arogansi pelaku”,

“Kami tidak ingin lebih jauh mencapuri masalah ini jika pelaku koperatif dan aparat yang saat itu dilokasi pak Ibrahim ini bisa memberikan kita keyakinan bahwa pelaku benar benar diamankan”,

“Kalau berdamai Alhamdulillah tidak ada masalah. Tapi apakah dibenarkan orang yang mabuk membawa kendaraan, makanya kami minta untuk diamankan. Jgn sampai ada korban-korban baru,” papar Hajril, via whatsApp, Jumat 17 Januari 2025.

Ia pun mendesak agar Satuan Lalu Lintas Polresta Mamuju bekerja lebih profesional dan objektif dalam menangani kasus ini.

Pihaknya juga menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga pelaku ditindak tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Kami mendesak Kapolresta Mamuju untuk mengevaluasi kinerja anggotanya dalam menangani kasus tabrak lari ini. keadilan harus ditegakkan tanpa pandang bulu,” tutupnya

(Kalam)

***

Pos terkait