GMNI Mamuju Desak Pemerintah Tuntaskan Sejumlah Persoalan yang Dialami Buruh

GlobalSulbar.com, Mamuju – Dalam rangka memperingati hari buruh internasional 1 Mei 2024, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Mamuju mendesak pemerintah agar segera menuntaskan sejumlah persoalan yang dialami oleh kaum buruh.

“Ada beberapa deretan persoalan kaum buruh yang kami catat agar segera dituntaskan oleh pemerintah,” kata Adam Jauri, selaku ketua GMNI cabang Mamuju, via WhatsApp, Rabu 1 Mei 2024.

Menurut Adam, adapun sejumlah persoalan yang dialami oleh kaum buruh saat ini yakni,

Pertama, sistem loading yang menguras energi serta mengambil banyak waktu kaum buruh, namun ironinya buruh tidak dibayar.

Padahal, bila kita cermati sistem loading merupakan bagian daripada kerja itu sendiri.

Harusnya Pemerintah turun kelapangan lalu membuat sebuah aturan untuk menghapus sistem loading atau paling tidak sistem loading masuk dalam bagian lembur supaya buruh dapat upah tambahan.

Kedua, persoalan anak-anak yang dipekerjakan menjual dipinggiran jalan.

Dimana, anak-anak yang berusia 12 tahun kebawah tersebut seharusnya menikmati masa kanak-kanaknya serta mengenyam pendidikan yang layak sebagaimana anak-anak yang tidak termasuk kedalam bagian dari angkatan kerja yang sudah sangat jelas diatur didalam Undang-undang Ciptakerja

Ketiga, persoalan sistem outsourching, dimana pekerja outsourching kerap kali tidak mendapat perhatian oleh pemerintah, bisa saja karena pekerja outsourching adalah pekerja tidak tetap.

“Namun, hemat kami dari GMNI Cabang Mamuju,  kalau pekerja outsourching juga harus diberikan upah yang setara (gaji perhari harus sama) dengan pekerja tetap, karena pekerjaan mereka sama beratnya dengan pekerja tetap,” jelas Adam

Dirinya juga meminta, Pemerintah Pusat maupun Daerah begerak cepat melakukan sidak diseluruh perusahaan, dan kemudian membuat suatu produk hukum bagi sejumlah persoalan yang dialami oleh kaum buruh tersebut.

(Kalam)

***

Pos terkait