GlobalSulbar.com, Mamuju – Sejumlah tokoh memberikan tanggapan terhadap kepemimpinan Prof. Zudan Arif Fakrulloh selama 11 bulan menjabat sebagai Penjabat Gubernur Sulbar.
Salah satunya, Tokoh pendidikan yang juga sebagai Dosen FISIP Unsulbar, Farhanuddin.
Menurutnya, sebagai birokrat yang berlatar belakang akademisi, Prof. Zudan memberi nuansa tersendiri dalam mengemban tugas.
“Antara lain dari makin terbukanya ruang dialog dengan masyarakat, misalnya diskusi dengan kalangan kampus, dosen dan aktivis mahasiswa atas berbagai masalah dan atau potensi masalah di provinsi Sulbar,” kata Farhan, Minggu 24 Maret 2024.
Mantan komisioner KPU Sulbar itu juga mengungkapkan, komunikasi ke publik dengan media sosial seperti tiktok, juga menjadi hal yang menarik, bagaimana jalinan komunikasi pejabat ke publik dengan memanfaatkan teknologi informasi.
“Kemudian, perhatian Pj Gubernur Sulbar terhadap dunia pendidikan dasar, menengah dan pendidikan tinggi juga memberikan harapan atas peningkatan kualitas SDM di bumi Malaqbiq, Sulbar,” ungkapnya.
Berbagi prestasi dan penghargaan yang telah diterima sejak menjadi PJ. Gubernur Sulbar, tentu dirinya berharap dapat menjadi pelecut semangat dan inovasi birokrasi secara umum dalam peningkatan pelayanan publik ke masyarakat.
“Ada berbagai hal lagi yang penting untuk menjadi perhatian pemprov di bidang kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya
Secara terpisah, Tokoh agama yang juga merupakan Sekretaris MUI Sulbar, KH M Sahlan mengatakan, kehadiran beliau dapat merangkul dan membangun komunikasi dengan semua elemen masyarakat.
Selain itu, beliau juga banyak membawa perubahan yang signifikan, dengan kebijakan dan keputusan yang memihak kepada masyarakat, kepedulian dan perhatian serta rasa empati telah menjadikan Sulbar di segani dan diperhitungkan di kanca nasional.
Menurut Sahlan, hal itu dapat dilihat dari berbagai prestasi yang ditorehkan. Gerakan- gerakan bersentuhan langsung dengan masyarakat bahkan langsung menemui masyarakat.
“Termasuk berdialog menjadikan selama 11 bulan terakhir ini Sulbar memanen prestasi. Beliau juga sangat intens membangun komunikasi dengan daerah sehingga kolaborasi program nasional dapat di sinergikan dengan program provinsi dan kabupaten,” ungkapnya.
Ia menilai, Prof Zudan juga memiliki wawasan kebangsaan yang dipadukan dengan wawasan kearifan lokal, pandangan masa depan yang sangat terukur.
“Baru saja kita memasuki kantor baru setelah pasca gempa 3 tahun lalu. Beliau punya obsesi agar kantor Pemprov menjadi pusat informasi dan pelayanan yang lengkap, ketika masyarakat membutuhkan data ini dan itu, sehingga, semua sudah tersedia, dengan memakai digitalisasi informasi sesuai kebutuhan dan perkembangan zaman,” paparnya
Dengan pengalaman di birokrasi, lanjut Sahlan, Prof Zudan telah menanamkan manajerial yang mandiri, profesional dan memiliki integritas serta tanggungjawab.
Prof. Zudan juga menjadi salah satu tokoh birokrasi nasional yang selalu berkreasi dan berinovasi untuk kemajuan daerah dan bangsa.
Mantan Dirjen Dukcapil tersebut bisa menjadi pemersatu umat.
Bahkan, punya wawasan yang paripurna, memikirkan Sulbar, apa dan bagaimana di masa depan, sehingga Sulbar bisa sejajar dengan provinsi yang lain. Dengan tagline Sulbar Maju Terus.
“Saya pun berharap kepada Presiden RI Joko widodo bisa kembali menunjuk dan mengamanahkan kembali untuk melanjutkan karya nyatanya di Provinsi Sulbar ini. Kami sangat bersyukur dan merasakan sentuhan dan kebijakannya”,
“Banyak prestasi dan torehan yang telah diraih dari hasil kolaborasi dan tangan dinginnya. Sulbar masih butuh sentuhan dan karya nyata seorang Prof. Zudan Arif Fakrulloh,” tutupnya
(Kalam)
***






