Kepala DP3AP2KB Sulbar Sebut Angka Kehamilan Remaja Masih Sangat Tinggi

GlobalSulbar.com, Polman – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar kegiatan Penurunan Kehamilan yang tidak diinginkan melalui Pembinaan Promosi Kesehatan dan Reproduksi, di Puskesmas Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Selasa 20 Februari 2024.

Kegiatan itu turut dihadiri oleh Kepala DP3AP2KB Sulbar Amir, didampingi Jf. Penata KKB Ahli Muda Muhammad Djafar beserta Staf Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Kepala Puskesmas Campalagian Asnani, dr. Willy Kaleb Tobing (Dokter Ahli Kandungan) dan peserta 25 PUS (Suami Istri) di bawah usia 19 tahun, serta tiga bidan Desa setempat.

Dalam sambutannya, Kepala DP3AP2KB Sulbar Amir menekankan, kegiatan penurunan kehamilan yang tidak diinginkan sangat perlu, mengingat angka kehamilan remaja atau PUS usia 15-19 tahun masih sangat tinggi.

“Olehnya itu, kegiatan ini perlu didorong dan sasarannya lebih banyak lagi,” kata Amir

Pada kesempatan itu juga, Jf. Penata KKB Ahli Muda, Muhammad Djafar mengungkapkan,  pencapaian mCPR bagi PUS 05-19 Tahun masih sangat rendah, itu dikarenakan kurangnya edukasi bagi Pasutri.

“Namun Insya Allah, melalui program ini kita bisa meningkatkan capaian mCPR kita di tahun 2024 dengan melibatkan Pasutri agar mereka memahami apa itu Program KB,” ungkapnya

Dirinya juga menambahkan, kehadiran beberapa Pasutri pada kegiatan tersebut diharapkan dapat memahami tentang pentingnya mengenal program berencana dan paham akan tujuan alat kontrasepsi.

“Beberapa pasutri yang hadir menyatakan siap ikut program pemerintah Cukup 2 Anak,” tutupnya

(Kalam)

***

Pos terkait