Ikuti Apel Pagi, Ini Pesan Sekprov Sulbar

GlobalSulbar.com, Mamuju – Sekprov Sulbar, Muhammad Idris mengikuti Apel Pagi Lingkup Pemprov Sulbar secara virtual, Senin, 19 Februari 2024.

Melalui Apel itu, Muhammad Idris menyampaikan beberapa hal penting dan membahas pertemuan dengan Kepala Bapperida se-Sulbar beberapa waktu lalu.

Menurutnya, salah satu yang menjadi fokus perbaikan kedepan yaitu melakukan kegiatan terkoordinasi dengan baik.

“Sinkronisasikan kebijakan kita, jangan parsial karena seolah-olah kita ini menjadikan kegiatan di Provinsi yang tidak terkoordinasi dengan baik kalau kita tidak membuat perencanaan dan strategi dan eksekusi yang baik, termasuk misalnya teman-teman yang mengeksekusi program 4+1,” kata Idris

Ia meminta terkait pernikahan dini agar stakeholder yang bekerja dalam tanggung jawab itu dapat bekerjasama dengan pihak-pihak yang memungkinkan melakukan penyampaian sosialisasi kepada sejumlah daerah yang lebih dekat.

“Misalnya dengan MUI, ataupun dewan masjid untuk menyampaikan sosialisasi di sejumlah forum keagamaan, termasuk nanti dalam ramadhan sosialisasi bisa dilakukan,” ujarnya

Idris juga menyampaikan mengenai laporan percepatan pengadaan barang dan jasa, yang menurutnya prosesnya masih sangat lambat.

“Saya minta teman-teman yang kebetulan melakukan kegiatan dengan skema anggaran dan program untuk bisa lebih fokus di situ (pengadaan barang dan jasa red.), jangan sampai kita sudah melewati triwulan pertama, tapi belum memiliki progres pengadaan barang dan jasa yang baik. Hal ini bisa dilaporkan secara rutin mengenai capaian pada barang dan jasa,” ucapnya.

Selain itu, Idris mendorong pembentukan tim khusus yang akan mengikuti program magang dalam rangka transformasi dan talent manajemen digitalisasi pemerintahan di Jawa Barat.

Ia juga mengingatkan semua OPD untuk disiplin menyampaikan informasi kalender event serta kegiatan perjalanan Dinas masing-masing.

Dirinya pun berpesan kepada para Kepala OPD, Kepala SMA dan Kepala Puskesmas untuk bersama-sama mendorong SPBE, yang dipandu oleh Kominfo.

“SPBE kita saat ini masih diangka 28,9 persen. Komitmen provinsi, kita harus  bisa melompat jauh. Oleh karena itu harus didukung dengan teman-teman yang ada di front line untuk memastikan SPBE kita terkumpul mulai dari aspek manajemennya sampai kepada layanan,” tandasnya. **

(Kalam)

Pos terkait