GlobalSulbar.com, Mamuju – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Mamuju, menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Mamuju, Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Karema, Kabupaten Mamuju, Sulbar, Senin, 8 Januari 2024.
Aksi unjuk rasa itu dilakukan puluhan kader PMII Cabang Mamuju untuk menggugat serta mengevalusi seluruh kinerja Bupati Mamuju.
“Kami dari PMII Cabang Mamuju mengevalusi serta menggugat atas dugaan pelanggaran yang terjadi di Pemkab Mamuju. Kami menggelar aksi demonstrasi, sebagai bentuk kekecewaan masyarakat di Kabupaten Mamuju.” Kata Andika selaku koordinator Lapangan
Menurutnya, komitmen Bupati Mamuju yang bakal membuat Mamuju keren hanya isapan jempol belaka, pasalnya menjelang empat tahun kepemimpinannya Pemkab Mamuju justru memperlihatkan <span;>Praktek Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
“katanya akan membuat Mamuju keren sebagai program utama diawal menjabat sebagai Bupati Mamuju, namun justru menimbulkan Praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) yang terjadi di Pemerintahan Kabupaten Mamuju” tutur Andika
Atas keresahan itu, PMII Mamuju menyampaikan 14 tuntutan antara lain,
1. Usut tuntas kasus stadion Manakarra
2. Pertegas tentang UU No 5 tahun 2003 pasal 11
3. Usut tuntas pembangunan Manakarra tower
4. Perjelas bantuan stimulan tahap dua
5. Perjelas beasiswa Manakarra
6. Perjelas fungsi kartu Mamuju keren
7. Perjelas bantuan alat berat di kec Kalukku
8. Mendesak Pemkab Mamuju mengakui tanah adat di Kalumpang dalam bentuk Perda/Perbub
9. Perjelas bantuan KUBE Dinsos Mamuju
10. Wujudkan sarana Pendidikan dan Infrastruktur di Kab Mamuju
11. Evaluasi pelayanan di RS Mamuju
12. Evaluasi dan tangkap Pejabat Pemkab Mamuju yang menyalagunakan wewenang
13. Evaluasi Dinas DLHK Kabupaten Mamuju
14. Perjelas Anggaran Stunting di Kabupaten Mamuju **
(Kalam)






