Idris Akui Korbankan Kegiatan Lainnnya Demi Menghadiri Pelantikan Pengurus IWO Sulbar

GlobalSulbar.com, Mamuju – Sekretaris Provinsi  Sulbar, Muhammad Idris menghadiri pelantikan Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Wartawan Online (IWO) Sulbar dan Pengurus Daerah IWO Mamasa di Marasa Corner, kompleks kantor gubernur Sulbar, Kamis , 14 Desember 2023.

Dalam sambutannya, Muhammad Idris mengucapkan selamat kepada seluruh Pengurus Wilayah IWO Sulawesi Barat dan Pengurus Daerah Kabupaten Mamasa yang telah dilantik.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf, lantaran Pj Gubernur Sulbar, Prof Zudan Arif Fakrulloh yang tidak sempat hadir, karena sedang menghadiri peringatan hari jadi Kabupaten Mateng.

“Saya menyampaikan selamat atas pengukuhan pengurus wilayah IWO Sulbar dan pengurus daerah IWO Mamasa. Masa kepengurusan yang panjang dan baru ini pasti akan melipatgandakan energi untuk menjadi bagian dari masyarakat dan juga pemerintah daerah untuk memajukan daerah kita,” kata Muhammad Idris.

Apalagi, kata Dia, Provinsi Sulbar merupakan daerah termudah yang ada di Pulau Sulawesi. Sulbar baru akan berumur 20 tahun pada 2024 mendatang.

“Seperti yang kita tau, daerah ini baru, insyaallah 2024 akan berusia 20 tahun, ini masih tergolong baru,” ujarnya.

Ia mengakui, rela mengorbankan sejumlah kegiatan yang tidak kalah penting lainnya, demi menghadiri pelantikan PW IWO Sulbar dan pengurus daerah IWO Mamasa.

Hal itu dilakukan Idris sebagai bentuk komitmen Pemprov Sulbar dengan wartawan.

“Hal ini sekaligus ingin memperkuat komitmen bahwa sikap Pemprov Sulbar ini betul-betul ingin menyandarkan kekuatannya kepada wartawan,” ungkap Muhammad Idris

Ia pun berharap, PW IWO Sulbar dan pengurus Daerah IWO Mamasa yang telah dilantik terus menjaga profesionalisme dalam menjalankan profesi sebagai wartawan.

Menurut Idris, Wartawan harus bisa menjadi corong bagi masyarakat dan pemerintah.

“Ini adalah momentum terbaik pertama untuk memastikan wartawan online itu pada on the track yang betul-betul terjaga. Karena wartawan ini adalah profesi, sebagai profesi tentu banyak sekali tuntutannya. Tuntutan pertama adalah kedalaman pengetahuan para wartawan,” tutupnya *

(Kalam)

Pos terkait