GlobalSulbar.com, Mamuju – Himpunan Pelajar Mahasiswa Botteng (HIPMAB) menuntut kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju, Muhammad Taslim Sukirno, dicopot.
Hal itu disampaikan, Muhammad Defri, sebagai Koordinator Lapangan (Korlap) HIPMAB saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Mamuju, Senin, (20/11).
Menurutnya, selain menutut kepala BPBD Kabupaten Mamuju dicopot, pihaknya juga menyampaikan sejumlah tuntutan lainnya.
Adapun sejumlah tuntutan tersebut yakni, perjelas dan percepat penyaluran bantuan dana stimulan tahap II, mendesak Bupati Mamuju membuat video pernyataan bersama dengan massa aksi terkait percepatan penyaluran bantuan dana stimulan tahap II, dan mendesak DPRD Kabupaten Mamuju agar mengawal percepatan bantuan dana stimulan tahap II serta membuat video bersama massa aksi.
Ia menuturkan, tuntutan tersebut dilayangkan HIPMAB sebagai bentuk kekecewaan lantaran dana stimulan tahap II bagi warga terdampak bencana gempa di Kabupaten Mamuju hingga saat ini belum disalurkan.
“Dana stimulan tahap II sampai hari ini belum ada kejelasan, sejak tim assesment turun sampai hari ini masyarakat selalu diberikan janji bahwa dana bantuan tersebut akan segera disalurkan” tutur Defri
Dirinya juga menambahkan, Pemerintah Kabupaten Mamuju tidak serius dalam mengawal penyaluran bantua dana stimulan tahap II tersebut.
“Setelah melakukan pengkajian, kami menilai Pemerintah Kabupaten Mamuju tidak serius mengawal dana stimulan tahap II, sdhingga kami berinisiatif menanyakan langsung kepada Pemkab Mamuju dengan cara Aksi unjuk rasa” tambahnya
(Kalam)






