GlobalSulbar.com, Mamuju – Pj Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh menggelar audience dengan sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP), di Graha Sandeq, Kompleks Perkantoran Pemprov Sulbar, Jumat, (20/10).
Turut hadir pada audience tersebut, diantarannya, Sekprov Sulbar, Muhammad Idris, Asisten II Jamil Barambangi dan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar,
Perwakilan HMI Badko Sulselbar (MPO), PKC PMII Sulbar, DPD GMNI Sulbar, DPD IMM Sulbar, Korwil GMKI Sulbar, FPPS Sulbar, HMI Cabang Manakarra, HMI MPO Mamuju,
PMII Cabang Mamuju, IMM Cabang Mamuju, GMNI Cabang Mamuju, GMKI Cabang Mamuju, Permahi Cabang Mamuju, FPPI Pimkot Mamuju, Komkar Mamuju, Maper, dan IPMAPUS Sulbar,
Kemudian, perwakilan IPMA Pasangkayu, IPMA Mateng, IPPLR, IPMATA, IPMAPUS Cabang Mamuju, Badan eksekutif Mahasiswa Se-Unika, HMJ Jurusan Universitas Muhammadiyah, UKM Universitas Muhammadiyah Mamuju,
Bem Stikes Andini Persada, Himakep Stikes Andini Persada, HIMAFA, BIPMABI, UKM, PIK M Heart, Poltekkes Kemenkes Mamuju, DPM Poltekkes Kemenkes Mamuju, semua HMJ di Poltekkes Kemenkes Mamuju, semua UMKM Poltekkes Kemenkes Mamuju, PW KAMMI Sulbar, dan PERMAHI.
Melalui audience itu, Pj Gubernur Sulbar, Prof Zudan Arif Fakrulloh memaparkan program prioritas Pemprov Sulbar yang menjadi fokus utama saat ini.
Adapun program prioritas tersebut Seperti, penanganan stunting yang sudah ada penurunan, angka pengangguran mulai turun, angka putus sekolah yang ditangani Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sudah ada titik terangnya, dan sejumlah permasalahan lainnya.
Prof. Zudan juga sangat merespon positif masukan dari sejumlah mahasiswa karena sesuai dengan realita di lapangan.
“Memang ini yang harus kita selesaikan bersama-sama dan ini mulai terbangun satu komunikasi yang lebih positif. Anak-anak kita menyampaikan pandangannya sesuai dengan realitas yang ada di Sulawesi Barat,” kata Prof. Zudan
Menurutnya, seluruh pimpinan OPD dihadirkan agar bisa mendengarkan dan memaparkan apa yang menjadi permasalahan di Sulbar, serta langkah-langkah yang sudah dilakukan dilakukan dalam menyelesaikan masalah tersebut.
“Saya apresiasi , semua masukannya bagus misalnya perbaikan pelayanan rumah sakit, penanganan stunting, penanganan anak putus sekolah kemudian kasus yang banyak disebut yaitu tambang, Ini akan kami cek,” ujarnya
Ia berjanji bakal menyelesaikan persoalan tersebut satu persatu dan berkoordinasi dengan forkopimda yang ada di Sulbar, sehingga pembangunan daerah terus jalan sesuai yang diharapkan bersama.
“Ini agar investasi tetap berjalan dengan baik, namun memperhatikan juga regulasi sesuai yang diharapkan bersama tampa ada dirugikan baik itu masyarakat maupun investornya,” tutup Prof. Zudan
Pada kesempatan itu juga, sejumlah perwakilan OKP dan mahasiswa yang hadir juga turut memberikan masukan terkait permasalahan yang terjadi di Sulbar.
Mulai, soal permasalahan agraria, angka putus sekolah, stunting, angka pengangguran, membuka lapangan pekerjaan dan permasalahan lainnya.
Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Unimaju, Dadang, menyampaikan bahwa berbagai persoalan sempat terjadi dan menjadi atensi mahasiswa, bahkan sampai sempat dianggap bahwa Pj Gubernur Sulbar anti kritik.
“Rupanya Pemprov Sulbar tidak anti kritik, seperti persoalan kemarin dengan mahasiswa tidak jadi dipenjara, jadi kami siap mendukung pemberdayaan UMKM dan mendukung program stunting,” ucap Dadang
(Kalam)






