GlobalSulbal.com, Mamuju – Untuk mengatasi penyebaran virus ASF, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Mamuju, menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Mamuju yang memiliki ternak Babi untuk waspada dan menghentikan lalulintas ternak babi dari daerah terluar.
Hal tersebut dalam upaya untuk mengatasi penyebaran virus African Swine Fever (ASF) yang ditemukan di Desa Karama dan Sandapang pada bulan agustus 2023.
Himbauan tersebut juga berdasarkan Surat Edaran Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kabupaten Mamuju Nomor : 520/340.6./IX/2023/DTPHP tanggal 25 September 2023 Perihal kewaspadaan dan pembatasan lalulintas ternak babi dari daerah terinfeksi.
Adapun isi himbau tersebut yakni, sebagai betikut :
1. Menghentikan lalulintas ternak babi dari daerah terluar
2. Melakukan penyemprotan desinfektan dikandang ternak babi
3. Agar penyuluh se Kabupaten Mamuju membantu menyebarkan informasi dan menyebarkan desinfektan kepada masyarakat.
Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Kalumpang, Muhammad Yusuf, S.P, menjelaskan, pada bulan agustus lalu ditemukan ratusan ternak babi mati di Desa Karama dan Sandapang, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju”
“Sehingga pihak Dinas TPHP Mamuju melakukan pengambilan sampel darah babi untuk mengidentifikasi penyebab kematian babi tersebut”
“Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium Balai Besar Veteriner sampel darah tersebut dinyatakan positif ASF” jelas Yusuf, Selasa, (3/10).
Menurutnya, gejala ternak babi yang terjangkit virus ASF yaitu mengalami deman dan kurang nafsu makan.
Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang memiliki ternak babi agar tidak melakukan aktivitas jual beli ternak babi dari luar Daerah, membersihkan kandang 1 kali sehari, melakukan penyemprotan desinfektan rutin pada kandang dan sekitaran kandang ternak,”
“Memisahkan ternak sakit dari ternak sehat, Mengubur ternak babi yang mati, tidak dibenarkan membuang ke sungai atau tempat pembuangan sampah agar mengurangi penyebaran penyakit, dan Melaporkan segera jika ada kasus kecurigaan penyakit ASF pada Babi ke Dinas TPHP” beber Yusuf
(Kalam)






