GlobalSulbar.com, Mamuju – PJ Gubernur Sulbar, Prof.Zudan Arif Fakrulloh menggelar evaluasi penyerapan APBD 2023, di Kantor Sementara Gubernur Sulbar, Rabu, (20/9).
Evaluasi tersebut bertujuan untuk melihat perhitungan anggaran setelah dilakukan refocusing anggaran dan juga melihat sejumlah OPD yang serapannya masih rendah.
Menurut Prof. Zudan, di triwulan III realisasi APBD seharusnya sudah di angka rata-rata 60-70 persen, namun masih terdapat sejumlah OPD yang belum mencapai angka tersebut.
Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, Prof. Zudan memberikan arahan sehingga pada akhir September mendatang serapan APBD sesuai perencanaan.
“Yang masih serapannya rendah saya mengingatkan untuk taat azas, perencanaan anggaran, pelaksanaan, pengawasan dan pertanggungjawaban harus benar, dan bagi yang tidak sesuai peraturan perundang undangan, misalnya pokir yang tidak sesuai aturan Permendagri harus dicermati biar tidak ada permasalahan dikemudian hari” tutur Prof Zudan
Pada kesempatan itu juga, Ia menegur sejumlah OPD yang masih keliru dalam merealisasikan program, misalnya cara membuat kontrak, pola realisasi oleh vendor terkait pengadaan barang.
“OPD harusĀ cerdas sehingga realisasi programnya lebih cepat,” tegas Prof. Zudan
(Kalam)






