Aktivis Perempuan dari Berbagai Lembaga Kecam Kasus Pemerkosaan di Bonehau

GlobalSulbar.com, Mamuju – Aktivis perempuan dari berbagai lembaga mengecam kasus pemerkosaan yang dilakukan terhadap seorang remaja putri, pelajar berumur 17 tahun, yang terjadi di Desa Buttuada, Kecamatan Bonehau, Mamuju, Minggu, (22/1)

Menurut, Hijrah Sriwuladari, selaku aktivis GMNI Mamuju, mengatakan, sebagai Perempuan dan sekaligus sebagai anak Daerah asal Bonehau, kami sangat mengecam kasus pemerkosaan anak di bawah umur (17) yang terjadi di Kecamatan Bonehau” kata Hijrah saat dihubungi via WhatsApp, Kamis, (26/1).

Ia menuturkan, Sangat miris melihat kondisi moralitas saat ini dimana masi sering terjadi di Daerah pelosok kasus asusila tentu ini harus jadi perhatian bersama apalagi di kalangan perempuan” tuturnya

Putri kelahiran Bonehau ini menegaskan kepada Pemerintah dalam hal ini Dinas pemberdayaan Perempuan untuk segera mengevaluasi dan memberikan edukasi untuk menjaga kaum perempuan terutama anak di bawa umur yang harusnya fokus belajar namun rusak masa depannya karena persoalan hal semacam ini sangat miris bukan” tegasnya

Dirinya juga berharap, Semoga peristiwa ini menjadi peristiwa terakhir, sehingga perlu edukasi berkelanjutan oleh pihak pemerintah dan kepada pelaku Semoga di berikan hukuman yg setimpal dari perbuatannya” ujar Hijrah penuh harap

Hal senada juga diungkapkan, Ratu Fadilah, selaku aktivis HMI Manakarra, menurutnya, dengan adanya peristiwa ini membuat kami perempuan Daerah asal Bonehau Kalumpang Geram dengan perilaku pelaku”

” jika seandainya saja pelaku belum di amankan oleh pihak kepolisian maka kami pastikan akan melakukan aksi Solidaritas untuk membela kaum perempuan yang selalu di pandang lemah” ungkapnya

(Kalam)

Pos terkait