Bangun Kerjasama Dengan Pemprov Sulbar, Anggota DPR RI, Zulfikar Suhardi Bakal Kucurkan Sejumlah Bantuan

GlobalSulbar.com, Mamuju – Pemprov Sulbar menggelar rapat, di Kantor Gubernur Sulbar, Kamis 26 Maret 2026.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dan dihadiri oleh Anggota DPR RI dari dapil Sulbar, Zulfikar Suhardi, beserta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sulbar.

“Hari ini saya berkoordinasi dengan OPD Pemprov Sulbar yang bermitra dengan DPR RI komisi IV,” kata Zulfikar.

Menurut Zulfikar, koordinasi tersebut bertujuan untuk membangun kerjasama dengan Pemeritah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar).

“Karena kita tahu seluruh daerah di Indonesia mengalami efesiensi, akibatnya ada beberapa program terkendala. Ini yang saya coba ambil apa kira-kira bisa saya koordinasikan ke pusat,” ungkapnya.

Ia menegaskan, tahun ini, dirinya bakal mengucurkan sejumlah bantuan ke Sulbar seperti bantuan alsintan, benih padi, benih jagung, benih udang dan benih ikan.

“InshaAllah tahun ini saya bawa ke Sulbar, ada juga bibit kelapa dan kalau soal ketahanan pangan saat ini cukup stabil, saya tinjau di Bulog beberapa komoditi seperti beras, minyak goreng hingga jagung stoknya cukup,” bebernya.

Pada kesempatan itu juga, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulbar, Safaruddin Sanusi menyambut baik dan siap menjalankan program kerjasama dengan Anggota DPR RI dapil Sulbar.

“Tadi sudah ada gambaran program tahun 2026 seperti pembuatan proposal revitalisasi tambak, kedua pembagian kapal katinting, dan ketiga tambak ikan. Termasuk direncanakan dibangun pabrik es,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Dinas Ketahanan Pangan Sulbar Suyuti Marzuki menyampaikan pertemuan bersama Gubernur dan Anggota DPR RI sangat penting demi kemajuan daerah.

“Ini mengkoordinasikan semua program kegiatan bersama dengan DPR RI. Seperti ketahanan pangan kita masih stabil, stoknya di bulog masih cukup sampai satu tahun kedepan,” paparnya.

Selain itu, ada beberapa menjadi perhatian untuk ketahanan pangan seperti ketersediaan telur, karena menjadi kebutuhan program MBG.

“Kebutuhannya sangat tinggi, saya kira ini menjadi perhatian bersama dan membangun kerjasama, apalagi Perseroda juga bergerak untuk membantu dibawah kepemimpinan Hajrul Malik,” tandasnya.

Pos terkait