Kepala Dinsos P3A dan PMD Sulbar Tekankan Pentingnya Peran Pemda Dalam Penanganan ATS

GlobalSulbar.com, Mamuju – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3A dan PMD) Provinsi Sulawesi Barat bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulawesi Barat. menggelar rapat koordinasi (rakor) terkait penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS), di Ruang Rapat Dinsos P3A dan PMD Sulbar, Rabu 4 Februari 2026.

Rakor tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinsos P3A dan PMD Sulbar, Darmawati, para kepala bidang, serta Kepala Disdikbud Sulbar.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi lintas sektor dalam mempercepat penanganan anak tidak sekolah di Sulawesi Barat.

Pembahasan mencakup penguatan pendataan, intervensi sosial, hingga strategi pengembalian anak ke satuan pendidikan formal maupun nonformal.

Dalam arahannya, Darmawati menegaskan bahwa persoalan anak tidak sekolah merupakan isu multidimensi yang membutuhkan kerja bersama lintas sektor.

“Permasalahan anak tidak sekolah tidak bisa diselesaikan oleh satu sektor saja. Diperlukan kolaborasi yang kuat, mulai dari validasi data, pendekatan kepada keluarga, hingga intervensi sosial yang tepat sasaran agar anak-anak kita dapat kembali mengenyam pendidikan,” katanya

Ia juga menekankan pentingnya peran pemerintah daerah (Pemda) hingga tingkat desa dalam mendukung penanganan ATS, termasuk melalui pendampingan keluarga, penguatan peran masyarakat, serta sinergi dengan satuan pendidikan dan lembaga terkait.

Melalui rapat tindak lanjut ini, diharapkan dapat dirumuskan langkah-langkah konkret, terukur, dan berkelanjutan dalam penanganan anak tidak sekolah di Sulawesi Barat, sehingga target penurunan angka ATS dapat tercapai secara optimal.

Pos terkait