Warga Kalukku Barat Akui Tambang Pasir Ancam Kehidupan Nelayan

GlobalSulbar.com, Mamuju – Sejumlah warga Desa Kalukku Barat, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulbar mengakui rencana aktivitas pertambangan pasir oleh PT Jaya Pasir Andalan diwilayah mereka sangat mengancam kehidupan para nelayan.

Salah seorang Warga Dusun Malolo, Desa Kalukku barat, Andawia mengatakan, dengan kehadiran tambang pasir diwilayah mereka bakal menyulitkan para nelayan untuk mendapatkan ikan.

“Suami kami yang bekerja sebagai nelayan akan mengalami kesulitan mendapat ikan, karena daerah tangkapannya akan rusak akibat aktivitas tambang pasir,” kata Andawia, saat ditemui disela-sela kesibukannya, Kamis 15 Mei 2025.

Olehnya, ia meminta kepada Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka segera mencabut izin tambang pasir tersebut.

“Sebagai nelayan, laut merupakan satu-satunya sumber penghidupan bagi kami, tolong jangan dirusak, jadi saya meminta pak Gubernur cabut izin tambar pasir diwilayah kami,” pintanya

Hal senada juga diungkapkan warga Desa Kalukku Barat lainnya, Sannia.

Menurutnya, keberadaan tambang pasir bakal merugikan masyarakat setempat, lantaran mayoritas warga Desa Kalukku Barat yang berprofesi sebagi nelayan tak bisa lagi melaut akibat aktivitas pertambangan pasir.

“Sangat merugikan, karena kami yang mayoritas sebagai nelayan tidak akan bisa melaut lagi, karena aktifitas tambang pasir”,

“Anak-anak kami juga terancam putus sekolah, karena kami sudah tidak punya pengahasilan,” paparnya

Selain itu, lanjutnya, tambang pasir ini juga berpotensi menimbulkan bencana.

“Tambang pasir ini juga bisa menimbukan bencana, karena belum masuk tambang tanggul sudah hancur, dan air sudah sampai kerumah kalau pasang, jadi kami mati-matian menolak tambang pasir ini pak,” tutupnya

(Kalam)

***

Pos terkait