GlobalSulbar.com, Mamasa – Aktivis Asal Kabupaten Mamasa, yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mamasa periode 2025–2026, Hidayat Toempang mengaku siap mendukung program-program pemerintah daerah, namun tetap melakukan pengawasan.
“Saya mendukung penuh setiap kebijakan positif yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Mamasa, tetapi dukungan itu tidak berarti tanpa kontrol. Kita tetap harus menjaga agar pembangunan tidak melenceng dari kepentingan rakyat,” katanya, via WhatsApp, Selasa 13 Mei 2025.
Hidayat menekankan pentingnya partisipasi pemuda dan masyarakat sipil dalam proses pembangunan daerah.
“Pemuda harus hadir sebagai penggerak, bukan sekadar pengamat,” ucapnya
Ia menuturkan, peran pengawasan yang sehat akan menjadikan Mamasa sebagai daerah yang maju, adil, dan berintegritas.
“Mamasa butuh sinergi, bukan hanya antara pemerintah dan legislatif, tetapi juga dengan masyarakat,” ujarnya
Menurutnya, dibawah Kepemimpinan Welem Sambolangi sebagai Bupati Kabupaten Mamasa, tentunya Butuh Kerja ekstra untuk memulihkan Mamasa dari berbagai bentuk Masalah.
Olehnya, ia meminta Bupati Mamasa Agar Melakukan Evaluasi besar besaran terhadap OPD yang tidak memiliki kepekaan kepada rakyat kabupaten mamasa sebagai bentuk tanggungjawab moral serta tanggungjawab sebagai pelayanan publik.
Untuk diketahui, Hidayat Toempang dikenal luas di kalangan aktivis mahasiswa dan pemuda, berkat konsistensinya dalam berbagai organisasi dari tingkat kampus hingga nasional.
Rekam jejak Hidayat dimulai sejak 2011 saat menjabat sebagai Kabid PA Komisariat FISIP Universitas Al Asyariah Mandar (UNASMAN) dalam struktur HMI Cabang Polewali Mandar.
Ia kemudian dipercaya menjadi Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Pitu ulunna salu (IPMAPUS) Cabang Polewali Mandar periode 2012–2013, serta Wakil Ketua PB IPMAPUS Sulawesi Barat pada 2014–2016.
Selanjutnya, ia memperluas jangkauan gerakannya di tingkat nasional dengan memimpin Gerakan Pemuda Reformasi periode 2017–2019, serta menjabat Ketua Sahabat DKI Konstruktif pada tahun 2021–2022, organisasi yang turut mengawal kebijakan publik di ibu kota Jakarta.
Puncak kepercayaan nasional datang saat Hidayat dipercaya sebagai Presidium Pengurus Besar HMI Bidang Hukum dan HAM periode 2021–2023, di mana ia aktif mengadvokasi isu keadilan dan hak asasi manusia di tengah dinamika politik dan hukum nasional.
Kini, kembali ke tanah kelahiran, Hidayat menyampaikan sikap tegas terhadap arah pembangunan Kabupaten Mamasa.
(Kalam)
***






