GlobalSulbar.com, Mamuju – Guna memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik Lebaran Idulfitri 1446 Hijriah, Polresta Mamuju telah mendirikan delapan Pos Pengamanan dan Pelayanan.
Kapolresta Mamuju, Kombes Pol Ardi Sutriono mengatakan, setiap pos didirikan di titik rawan gangguan kamtibmas dan dipantau oleh personel gabungan, termasuk TNI, Polri, tenaga kesehatan, serta dilengkapi fasilitas untuk pemudik yang membutuhkan istirahat.
“Kami mengerahkan personel secara optimal untuk menyukseskan Operasi Ketupat Marano 2025, dengan pendekatan yang humanis agar para pemudik merasa aman dan nyaman,” katanya
Ia meminta kepada seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam perjalanan, dan beristirahat jika merasa lelah.
“Jika merasa lelah atau mengantuk, pemudik segera beristirahat di posko yang telah disediakan,” ucapnya
Selain menjaga keamanan arus mudik, ia juga menekankan kepada seluruh personel yang bertugas untuk berkoordinasi dengan aparat pemerintah setempat guna memantau rumah-rumah yang ditinggal mudik oleh pemiliknya.
“Patroli akan terus ditingkatkan, terutama di kawasan pemukiman yang ditinggal mudik, tempat ibadah, serta titik-titik rawan kemacetan dan gangguan kamtibmas,” ujarnya
Dirinya pun memastikan bahwa seluruh jalur lalu lintas dan titik rawan lainnya menjadi fokus pengamanan demi menciptakan rasa aman bagi masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran.
“Ini adalah bentuk pelayanan kami kepada masyarakat, agar perjalanan mudik dan perayaan Idulfitri 1446 Hijriah dapat berlangsung dengan aman dan lancar,” tutupnya (HPM)
(Kalam)
***






