Gelar Unras, HMI Soroti Kasus Dugaan Korupsi dan Penipuan Pj Bupati Polman

GlobalSulbar.com, Polman – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Polewali Mandar (Polman) menggelar aksi unjuk rasa (Unras), di Kantor Bupati Polman, Jumat, 13 Desember 2024.

Aksi unjuk rasa itu menyoroti kasus dugaan korupsi dan penipuan yang melibatkan Penjabat (PJ) Bupati Polman, Muhammad Ilham Borahima  yang hingga saat ini belum tuntas.

Jenderal lapangan, Yusril mengatakan, kasus dugaan korupsi ini mencakup keterlambatan pembayaran gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang diduga disebabkan oleh pengelolaan anggaran yang tidak transparan.

“Ini adalah pelanggaran serius terhadap hak-hak para pegawai yang seharusnya dilindungi. Kami meminta pemerintah daerah segera memberikan penjelasan dan menyelesaikan permasalahan ini secara tuntas,” bebernya

Ditempat yang sama, Kabid PA HMI Cabang Polewali Mandar, Hakiki menuturkan, pihaknya juga menyoroti kasus penipuan yang dialami oleh salah satu pelaku usaha lokal, di mana pembayaran atas layanan atau barang yang telah disediakan masih tertunda tanpa kejelasan.

“Pemerintah daerah seharusnya menjadi pelindung dan pendukung bagi pelaku usaha lokal, bukan justru menciptakan kerugian yang menghancurkan kepercayaan mereka,” tuturnya

Menurutnya, HMI dalam pernyataan sikapnya menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas.

“Kami akan membawa permasalahan ini ke DPRD Kabupaten Polewali Mandar. Kami meminta DPRD untuk bersikap tegas terhadap pemerintah daerah yang tidak responsif dan memastikan semua tuntutan masyarakat segera ditindaklanjuti,” ucapnya

Ia mengungkapkan, aksi ini menjadi peringatan keras bagi pemerintah daerah untuk segera bertindak transparan dan menyelesaikan berbagai persoalan yang merugikan masyarakat.

Dirinya pun menegaskan, HMI berkomitmen untuk terus memperjuangkan keadilan dan mendesak pihak berwenang agar memberikan kepastian hukum dan penyelesaian yang konkret atas dugaan korupsi, penipuan, dan pelanggaran lainnya.

“Masyarakat kini menunggu langkah nyata dari DPRD dan pemerintah daerah untuk menjawab tuntutan ini serta mengembalikan kepercayaan publik yang telah terkikis akibat permasalahan tersebut,” tutupnya

Untuk diketahui, kader HMI Polman merasa kecewa, lantaran PJ Bupati Polman tak kunjung menemui massa aksi dan tidak memberikan respon terhadap tuntutan yang diajukan.

(Kalam)

***

Pos terkait