GlobalSulbar.com, Mamuju – HMI Cabang Manakarra, tak terima dengan Tindakan arogansi seorang oknum Satpol PP yang menginjak bendera Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) saat melakukan pengamanan aksi unjuk rasa, di Kantor Gubernur Sulbar, Selasa 9 Juli 2024.
“Kami tidak terima dan mengecam tidankan oknum satpol tersebut,” kata salah satu aktivis HMI Cabang Manakarra, Ahyar, saat dihubungi via WhatsApp, Selasa 9 Juli 2024.
Menurutnya, Bendera adalah simbol sebuah negara atau lembaga, bendera merupakan sarana memperkuat persatuan dan kesatuan negara ataupun organisasi, menjaga kehormatan dan kedaulatan negara ataupun organisasi karena di dalamnya terdapat banyak arti.
“Bendera adalah simbol, jika ada yang menginjak bendera apapun secara tidak langsung orang tersebut menginjak diri kita”,
“Sehingga, kami meminta kepada oknum Satpol PP tersebut secara kelembagaan untuk meminta maaf dalam 1×24 jam, jika tidak kami akan melakukan aksi besar besaran dan menempuh jalur hukum,” tutur Ahyar
Lebih jauh, ia menjelaskan, lambang dalam organisasi sangatlah penting, selain sebagai atribut atau identitas organisasi, lambang juga mencerminkan pedoman nilai-nilai yang membangkitkan semangat anggotanya.
Dirinya pun menambahkan, dengan lambang, diharapkan setiap anggota dapat mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dan mengakar dalam diri setiap anggota.
“Olehnya itu sekali lagi kami meminta kepada oknum satpol untuk meminta maaf kepada Himpunan Mahasiswa Islam secara kelembagaan jika tidak kami akan tempuh jalur hukum,” tutupnya
(Kalam)
***






